Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IMM Ahmad Dahlan dan IMM Djazman Al-Kindi Bekali Kader dengan Kompetensi Jurnalistik untuk Dakwah Intelektual

Iklan Landscape Smamda
IMM Ahmad Dahlan dan IMM Djazman Al-Kindi Bekali Kader dengan Kompetensi Jurnalistik untuk Dakwah Intelektual
Kegiatan Seminar Kepenulisan. Foto: Catur Wulan Sari/PWMU.CO.
pwmu.co -

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan dan Djazman Al-Kindi Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan Seminar Kepenulisan sebagai bagian dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (MATAFIMM) 2025.

Kegiatan yang berfokus pada penguasaan dasar-dasar jurnalistik ini berlangsung pada Sabtu (6/12/2025) di Kedai Kopi Gading Gajah Plosokandang.

Seminar yang mengusung tema “Merangkai Fakta dalam Kata, Mengabadikan Cerita dalam Lensa” tersebut menghadirkan anggota PC IMM Tulungagung, Ratna Wilisia.

Ia menekankan bahwa keterampilan menulis berita dan foto jurnalistik adalah fondasi penting bagi kader intelektual dalam konteks gerakan dakwah.

Ratna Wilisia juga memaparkan materi yang berfokus pada dua hal utama, yaitu teknis penyusunan berita dan etika visual. Pada sesi teknis, ia menjelaskan secara rinci teknik membangun narasi berita yang kuat, menentukan angle (sudut pandang) yang tajam, serta penggunaan diksi yang sesuai kaidah bahasa.

Dalam aspek fotografi jurnalistik, ia menekankan pentingnya penerapan etika dalam proses pengambilan hingga penggunaan visual.

“Foto yang baik bukan hanya soal komposisi, tetapi wajib jujur dan bebas dari manipulasi. Foto wajib memperkuat narasi tulisan, bukan mengkhianatinya,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia juga menegaskan bahwa penyajian fakta harus tetap berpedoman pada prinsip 5W+1H serta disusun dengan struktur Piramida Terbalik.

“Memulai menulis adalah langkah berani, tinggal dilanjutkan. Tugas kita adalah menjadi penyampai berita yang benar agar publik memahami isinya. Jangan pernah takut untuk menulis, meskipun belum langsung sempurna,” tegas Ratna Wilisia di hadapan para peserta yang antusias.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Luthfi Aldin Anwar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kader IMM tidak hanya cerdas dalam berorganisasi, tetapi juga cakap dalam ranah literasi.

“Tantangan sebenarnya adalah menjadikan gerakan literasi sebagai tradisi di lingkungan kader, sehingga setiap aktivitas IMM dapat tersampaikan secara akuntabel dan menjangkau lebih luas,” tuturnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu