Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Momen Menegangkan dan Mengharukan Warnai Sesi Imtihan Uji Publik SD Musix

Iklan Landscape Smamda
Momen Menegangkan dan Mengharukan Warnai Sesi Imtihan Uji Publik SD Musix
Dua peserta Khotmul Qur'an SD. Musix Surabaya dihadapan tim penguji Ummi Foundation. Foto: Basirun
pwmu.co -

Salah satu rangkaian yang paling menegangkan sekaligus dinanti dalam kegiatan Khotmul Qur’an ke-4 dan Imtihan SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) adalah sesi imtihan (uji publik). Dalam sesi ini, para peserta diuji secara langsung dan terbuka di hadapan orang tua serta ratusan tamu undangan yang hadir di aula BBPMP Jawa Timur, Ahad (31/5/2026).

Dipandu oleh Direktur Ummi Foundation Surabaya, Ustaz Hadziq Asy Syairofi, S.H.I., bersama Ustaz Imam Busyairi, S.Pd.I., suasana aula dipenuhi harapan sekaligus ketegangan.

Ketegangan itu perlahan berubah menjadi kebanggaan ketika para orang tua diberi kesempatan untuk menguji langsung putra-putrinya di atas panggung.

Kesempatan pertama diberikan kepada Muhammad Omar Al Khattab, siswa kelas 5-B. Ia diuji langsung oleh ayahandanya yang maju ke depan panggung.

Sebagai peserta pembuka, rasa gugup tampak jelas pada wajah Omar. Namun berkat kesiapan dan mental yang kuat, ia mampu menjawab setiap pertanyaan dengan baik, benar, dan lancar.

Penampilan berikutnya datang dari Arsyila Syahira Komajaya, siswi kelas 4-A yang tampil penuh percaya diri sejak namanya dipanggil.

Kepercayaan diri Arsyila semakin terlihat ketika sang ibunda, Vina Novalia, meminta mikrofon kepada panitia untuk menguji putrinya secara langsung.

“Saya ingin menguji sendiri anak saya,” ujar Vina dengan penuh semangat dan nada suara bergetar bangga.

Arsyila pun berhasil menjawab seluruh pertanyaan sambung ayat dengan lancar, tartil, dan lantang sehingga mendapat apresiasi dari para hadirin.

Suasana haru juga mewarnai sesi ketika Romli menguji langsung putrinya, Arsyla Omera Salsabila dari kelas 2-ICP. Penampilan Alina Mahya Oktavia yang tak kalah mengesankan semakin menambah kekhidmatan acara.

Interaksi spiritual antara orang tua dan anak dalam sesi tersebut membuat suasana ruangan dipenuhi rasa bangga dan haru.

Penampilan memukau juga ditunjukkan Muhammad Zidan Al Makkah dari kelas 6-ICP yang telah menghafal empat juz Al-Qur’an.

Saat diuji langsung oleh ibundanya, Dian Permatasari, Zidan mampu melewati tantangan sambung ayat berantai serta materi tajwid dan tartil dengan sangat baik.

Sebagai siswa yang telah beberapa kali mengikuti wisuda tahfiz, Zidan tampil tenang dan matang di atas panggung.

Menariknya, tantangan untuk Zidan tidak berhenti sampai di situ. Ia juga mendapatkan materi lanjutan tingkat tertinggi yang belum pernah diujikan sebelumnya, yakni Kaidah Bahasa Al-Qur’an (KBQ).

SMPM 5 Pucang SBY

Hebatnya, seluruh materi tersebut mampu dijawab dengan meyakinkan. Keberhasilannya langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin yang memenuhi aula.

Momen paling mengharukan terjadi menjelang berakhirnya sesi uji publik.

Ketika penguji hendak menutup sesi tanya jawab, seorang siswa tampak gelisah dan tidak mampu menahan keinginannya untuk ikut diuji. Ia adalah Muhammad Alvio Fateeh Widyabrata.

Karena begitu besar keinginannya untuk menunjukkan hasil belajar di hadapan orang tua, Alvio menangis sesenggukan di antara barisan peserta.

“Ustaz, saya minta tolong diuji kemampuan saya,” serunya penuh semangat di sela isak tangisnya.

Tangisan Alvio sempat membuat para tamu undangan terkejut. Beruntung, Ustazah Nurun Naharo, M.Pd.I. yang pernah menjadi guru kelasnya segera menghampiri dan menenangkan siswa tersebut.

Melihat kesungguhan dan tekad kuat Alvio, Ustaz Hadziq Asy Syairofi akhirnya memberikan kesempatan khusus agar ia dapat mengikuti ujian di atas panggung.

Keputusan tersebut terbukti tepat.

Saat ujian dimulai, Alvio mampu menjawab seluruh pertanyaan yang diberikan penguji dengan sangat baik. Ia menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an yang fasih, penguasaan tajwid yang matang, serta aspek fashahah yang mengesankan.

Penampilannya bahkan melampaui ekspektasi sebagian hadirin yang sebelumnya sempat ragu karena kondisi emosionalnya.

Seketika suasana aula berubah. Tepuk tangan panjang dan haru mengiringi akhir penampilan Alvio. Sejumlah guru dan orang tua tampak menyeka air mata karena tersentuh oleh perjuangan dan keberanian siswa tersebut.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang terkadang baru terlihat ketika diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 31/05/2026 22:01
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu