Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemutu Perkuat Kompetensi Guru melalui Workshop Pembelajaran Berbasis Numerasi

Iklan Landscape Smamda
Spemutu Perkuat Kompetensi Guru melalui Workshop Pembelajaran Berbasis Numerasi
Dr. Nur Fauziyah memaparkan materi workshop Implementasi Pembelajaran Berbasis Numerasi di Spemutu. Foto: Benny Syah/PWMU.CO
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar Workshop Implementasi Pembelajaran Berbasis Numerasi di Aula Al Qolam, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Dr. Nur Fauziyah, akademisi dan praktisi pendidikan, pemateri tingkat nasional, sekaligus Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Workshop yang diikuti seluruh guru Spemutu ini bertujuan memperkuat kompetensi pendidik dalam mengintegrasikan numerasi ke dalam setiap mata pelajaran. Melalui kegiatan tersebut, para guru dibekali strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan pemecahan masalah pada peserta didik.

Dalam paparannya, Dr. Nur Fauziyah menjelaskan bahwa numerasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan berhitung. Lebih dari itu, numerasi merupakan kemampuan memahami, mengolah, dan menggunakan informasi berbasis angka untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, menurutnya, pembelajaran berbasis numerasi perlu diterapkan secara kontekstual agar peserta didik terbiasa menganalisis data, menggunakan penalaran, serta mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi.

Kepala Urusan Kurikulum SMP Muhammadiyah 1 Gresik, Tri Wahyuningsih, S.Pd., mengatakan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya sekolah meningkatkan mutu pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru.

“Numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap murid. Melalui workshop ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada seluruh guru bahwa numerasi dapat diintegrasikan dalam semua mata pelajaran. Harapannya, guru mampu merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, inovatif, dan membiasakan murid berpikir kritis dalam menyelesaikan berbagai persoalan di kehidupan nyata,” jelasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gresik, Rosyidul Arifibillah, S.Pi., S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi langkah penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Pelatihan ini bukan hanya agar kita mampu berhitung, tetapi juga mampu berpikir kritis dan logis. Numerasi merupakan keterampilan yang harus dimiliki setiap murid sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan. Karena itu, guru perlu menghadirkan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menganalisis, mencari solusi, dan mengambil keputusan berdasarkan penalaran yang baik. Saya berharap seluruh ilmu yang diperoleh dari workshop ini dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga Spemutu terus melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.

Melalui workshop ini, SMP Muhammadiyah 1 Gresik berharap budaya pembelajaran berbasis numerasi semakin berkembang di lingkungan sekolah. Dengan meningkatnya kompetensi guru, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih inovatif, bermakna, dan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, logis, kreatif, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 31/07/2026 09:47
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu