Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Inilah Satu‑satunya Peserta Perempuan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah Batch 3 

Iklan Landscape Smamda
Inilah Satu‑satunya Peserta Perempuan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah Batch 3 
Nur Asyifa saat mengikuti AM3. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Aula Masjid Asyifa’ Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan tampak penuh semangat sejak pagi ini, Jum’at (19/6/2026). Di antara ratusan peserta yang mengikuti Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah Batch 3, hadir peserta perempuan: Dra. Nur Asifah, utusan dari Masjid At‑Taqwa Godog Laren. Ketua PRA Godog ini menjadi satu‑satunya peserta perempuan yang berani melangkah mengikuti pelatihan ini.

Dalam potret yang diambil pukul 08.01 pagi itu, Ibu Nur Asifah tampak anggun mengenakan jilbab kuning cerah yang disematkan hiasan bunga kecil, dipadukan busana bermotif khas yang bernuansa alam dan etnik.

Duduk tenang di barisan kursi peserta, beliau memegang ponsel, kacamata, dan tisu kecil—tanda kesediaan beliau mengikuti rangkaian materi dengan saksama. Di sekelilingnya, peserta lain juga bersiap menyambut narasumber, dalam ruangan luas berlantai keramik mengkilap dan pintu berukir indah yang menambah kesan megah tempat ini.

Acara yang diselenggarakan LPCRPM PWM Jatim ini berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2026. Lokasinya yang berada tepat di pinggir jalan raya tidak hanya memudahkan akses peserta, tetapi juga menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi para musafir yang melintas.

Sebagai putri almarhum Pendekar KH Ahmad Kasuwi Thorif, Ibu Nur Asifah memiliki pandangan yang tegas: pengelolaan masjid di era modern tidak bisa berjalan maksimal tanpa peran aktif perempuan. Semangat itulah yang mendorong beliau ikut serta, meski harus berjuang sendirian sebagai peserta perempuan.

SMPM 5 Pucang SBY

Beliau bertekad menyerap seluruh materi yang disampaikan—mulai dari tata kelola administrasi, pelayanan jamaah, hingga pengembangan kegiatan masjid—untuk kemudian diterapkan kembali di Masjid At‑Taqwa Godog Laren.

Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa peran perempuan memiliki tempat yang setara dan sangat dibutuhkan dalam memajukan tempat ibadah, menjadikan Akademi Marbot ini bukan sekadar pelatihan, melainkan ajang pembuktian ketangguhan dalam mengabdi bagi kemajuan umat. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 19/06/2026 13:57
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu