Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IPM PPTQ Ahmad Dahlan Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Santri pada Hari Bermuhammadiyah Ponorogo

Iklan Landscape Smamda
IPM PPTQ Ahmad Dahlan Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Santri pada Hari Bermuhammadiyah Ponorogo
Potret para pengunjung saat membanjiri stand IPM PPTQ Ahmad Dahlan Ponorogo pada Hari Bermuhammadiyah di Kabupaten Ponorogo, Minggu (2/8/2026). (Istimewa/PWMU.CO).
pwmu.co -

Semangat kemandirian dan kreativitas tampak mewarnai pelaksanaan Hari Bermuhammadiyah di Kabupaten Ponorogo, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan ini menjadi agenda rutin Muhammadiyah sebagai ruang dakwah, silaturahmi, pemberdayaan ekonomi, serta panggung kreativitas warga Muhammadiyah ini.

Pada ajang tersebut, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) PPTQ Ahmad Dahlan Ponorogo turut ambil bagian dengan membuka stand usaha hasil karya para santri.

Gerakkan Ekonomi, Perkuat Ukhuwah

Program Hari Bermuhammadiyah sendiri dirancang untuk memperkuat ukhuwah sekaligus menggerakkan ekonomi umat melalui berbagai kegiatan dan bazar UMKM.

Mengusung semangat “Belajar, Bertumbuh, Berkarya, dan Berdaya”, stand IPM PPTQ Ahmad Dahlan menghadirkan berbagai produk yang dipersiapkan langsung oleh para santri.

Produk unggulan yang ditawarkan antara lain telur ayam kampung hasil peternakan yang dikelola di lingkungan pesantren, susu kedelai, es teh, serta es cincau yang mendapat sambutan hangat dari para pengunjung.

Keikutsertaan IPM dalam kegiatan ini bukan sekadar membuka lapak penjualan. Lebih dari itu, para santri dilibatkan secara langsung mulai dari proses produksi, pengemasan, penataan stand, hingga melayani konsumen.

Dengan demikian, mereka memperoleh pengalaman nyata mengenai bagaimana sebuah usaha dijalankan sejak awal hingga produk diterima oleh masyarakat.

Produk telur ayam kampung yang dipasarkan merupakan hasil dari program peternakan santri yang selama ini menjadi bagian dari pembelajaran life skill di PPTQ Ahmad Dahlan.

Melalui program tersebut, santri tidak hanya belajar tentang budidaya ternak. Namun juga memahami nilai tanggung jawab, ketekunan, serta bagaimana mengolah hasil usaha menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Sementara itu, penjualan minuman seperti susu kedelai, es teh, dan es cincau menjadi media bagi santri untuk belajar mengenai pelayanan pelanggan, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan sederhana, hingga pentingnya menjaga kualitas produk.

SMPM 5 Pucang SBY

Interaksi langsung dengan pembeli menjadi pengalaman berharga yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas.

Dorong Santri Mandiri dan Kreatif

Pembina IPM PPTQ Ahmad Dahlan menyampaikan bahwa keterlibatan santri dalam Hari Bermuhammadiyah merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan jiwa kewirausahaan.

Santri didorong untuk memiliki mental mandiri, kreatif, dan mampu melihat peluang usaha tanpa meninggalkan nilai-nilai amanah dan kejujuran yang diajarkan dalam Islam.

Pimpinan PPTQ Ahmad Dahlan Ponorogo, Shodiq Zaki Mubarok SUd MPd menambahkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada pembentukan generasi penghafal Al-Qur’an. Tetapi juga mempersiapkan santri agar mampu menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, keterampilan berwirausaha menjadi salah satu bekal penting yang harus dimiliki oleh generasi muda saat ini.

“Kami ingin santri tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an dan akhlaknya, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur. Dengan terjun langsung dalam kegiatan seperti ini, mereka belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, komunikasi, pelayanan, hingga bagaimana membangun sebuah usaha” tutur Shodiq.

“Harapannya, ketika kelak kembali ke masyarakat, mereka mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, serta dapat membuka peluang usaha yang bermanfaat bagi umat” ungkapnya.

Keikutsertaan IPM PPTQ Ahmad Dahlan dalam Hari Bermuhammadiyah menjadi bukti bahwa pesantren mampu menghadirkan pendidikan yang holistik.

Perpaduan antara pembinaan spiritual, penguatan karakter, dan pengembangan keterampilan hidup diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas dalam ilmu agama. Tetapi juga siap berkarya, berdaya saing, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.(*)

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 05/08/2026 14:18
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu