Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Jampanal HW Jawa Timur Diikuti Ribuan Peserta, Perkuat Persaudaraan dan Kemandirian Pandu Pengenal

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Jampanal HW Jawa Timur Diikuti Ribuan Peserta, Perkuat Persaudaraan dan Kemandirian Pandu Pengenal
Jampanal HW Jawa Timur Diikuti Ribuan Peserta, Perkuat Persaudaraan dan Kemandirian Pandu Pengenal. (
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan (HW) Jawa Timur menggelar Jambore Pandu Pengenal (Jampanal) 2026 pada 28–30 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Hizbul Wathan, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.300 peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur.

Jampanal 2026 menjadi ajang pembinaan karakter, kedisiplinan, kemandirian, keterampilan kepanduan, sekaligus mempererat persaudaraan antarpandu pengenal. Pembukaan kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober, juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Peserta Jampanal dibagi menjadi tiga tingkatan, yakni Purwa, Madya, dan Utama. Tingkat Purwa diikuti siswa sekolah dasar (SD), sedangkan tingkat Madya dan Utama diikuti siswa SMP dan MTs.

Ketua Kwarwil HW Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Sebelum pembukaan, para peserta mengikuti pawai ta’aruf yang berlangsung meriah. Barisan drumben membuka pawai, disusul peserta Jampanal yang mengenakan beragam kostum adat dari berbagai daerah.

Dia menegaskan bahwa Jampanal bukan sekadar kegiatan perkemahan dan perlombaan, melainkan sarana pembinaan karakter bagi generasi muda.

Menurutnya, melalui kegiatan kepanduan, peserta dapat belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat persaudaraan.

“Nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk pandu yang tangguh serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya dihadapan ribuan peserta.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk terus berkembang menjadi generasi muda yang berakhlak mulia dan berkemajuan.

Bekali Peserta dengan Keterampilan Kepanduan

Setelah apel pembukaan, peserta diberi kesempatan melakukan aktivitas pribadi. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada siang hari dengan penyampaian berbagai materi kepanduan.

Materi yang diberikan meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), peta pita, semaphore, teknik penggunaan tandu, pengenalan atribut kepanduan, serta jurnalistik. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, ketangkasan, ketelitian, dan kemampuan bekerja sama dalam regu.

Penyampaian materi berlangsung hingga sore hari. Pada malam harinya, peserta menikmati pentas seni yang menampilkan kreativitas sejumlah regu. Pertunjukan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan bakat sekaligus mengenal keberagaman budaya dan kreativitas sesama pandu.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Memasuki hari kedua, Kamis (29/10/2026), kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang dipimpin panitia. Setelah itu, peserta beristirahat, sarapan, dan mempersiapkan diri untuk mengikuti sejumlah perlombaan.

Perlombaan yang digelar meliputi semaphore, peta pita, dan keterampilan tandu. Pada siang hari, peserta melanjutkan kompetisi Peraturan Baris-Berbaris Tongkat (PBBT). Berbagai perlombaan tersebut menguji ketepatan, kekompakan, kedisiplinan, serta kemampuan peserta dalam menerapkan keterampilan yang telah dipelajari.

Setelah menyelesaikan rangkaian perlombaan, peserta kembali melakukan aktivitas pribadi dan mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah, termasuk salat Magrib berjamaah.

Bukan Sekadar Kompetisi, tetapi Mempererat Persaudaraan

Antusiasme mengikuti Jampanal juga dirasakan Elok Nailul Izzah, salah satu peserta asal Lamongan. Ia mengaku senang dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terutama berbagai perlombaan yang menantang keterampilan dan kekompakan regu.

Menurut Elok, Jampanal bukan sekadar ajang untuk meraih kemenangan, melainkan kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, dan memperluas persaudaraan dengan sesama pandu dari berbagai daerah.

“Kami belajar kerja sama tim dan disiplin yang tinggi di sini,” ujarnya penuh semangat.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kepanduan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui aktivitas bersama, peserta belajar menghargai perbedaan, menaati aturan, menyelesaikan tantangan, serta mengutamakan kepentingan regu.

Pada hari ketiga, Jumat (30/10/2026), peserta melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan dan merapikan area perkemahan sebelum meninggalkan lokasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan menjaga kebersihan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta melatih tanggung jawab bersama.

Setelah kerja bakti, peserta menunggu pengumuman dan pembagian hadiah bagi para pemenang perlombaan. Rangkaian Jampanal kemudian ditutup dengan persiapan kepulangan masing-masing regu dari Bumi Perkemahan Hizbul Wathan Jawa Timur. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 29/10/2026 19:49
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu