Prestasi membanggakan kembali diraih alumni Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah. Puthi Andam Wulandari, alumni Madrasah Aliyah (MA) Kauman Muhammadiyah, berhasil meraih Juara II dalam ajang bergengsi 25th Belgium Open International Pencak Silat Championship yang digelar di Schoten, Belgia, pada 24–26 April 2026.
Selama menempuh pendidikan, Puthi tercatat sebagai atlet Tapak Suci Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah. Ia juga aktif menyumbangkan prestasi di tingkat nasional, yang menjadi bukti konsistensi, dedikasi, serta kemampuan tinggi yang dimilikinya sebagai pesilat.
Mudir Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Derlina, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini sejalan dengan visi pesantren dalam mencetak generasi unggul yang berlandaskan nilai Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, teknologi, dan olahraga.
“Alhamdulillah, prestasi yang diraih oleh Puthi ini benar-benar membanggakan. Ini membuktikan bahwa santri-santri kami tidak hanya unggul dalam bidang agama dan akademik, tetapi juga mampu berprestasi di kancah olahraga internasional. Kami di Pesantren Kauman selalu mendorong para santri untuk mengembangkan potensi diri secara holistik,” ujar Derliana dalam rilis yang diterima redaksi pada Senin (4/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa pihak pesantren akan terus memberikan dukungan moral dan doa bagi para alumni yang berprestasi.
“Prestasi seperti ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan keberkahan ilmu. Kami akan terus memantau dan mengapresiasi setiap capaian positif dari anak-anak kami, di mana pun mereka berada,” pungkasnya.
Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama almamater, tetapi juga membawa nama Indonesia di kancah internasional. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kader Muhammadiyah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia.
Sebagai informasi, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah yang berlokasi di Padang Panjang, Sumatera Barat, dikenal sebagai lembaga pendidikan dengan konsep “The International School of Al-Qur’an, Science, & Technology.” Konsep ini menekankan keseimbangan antara ilmu agama, sains, teknologi, dan olahraga dalam membentuk generasi unggul.





0 Tanggapan
Empty Comments