Kepala Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, secara resmi membuka Al-Ishlah Marching Band Competition pada Ahad (6/9/2026).
Pembukaan kompetisi tersebut ditandai dengan sambutan Kepala Desa Sendangagung di depan gerbang Watungkal dalam rangka memperingati 4 Dasawarsa Al-Ishlah.
Rute kirab yang membentang dari Watungkal hingga Pondok Pesantren Al-Ishlah dibanjiri ribuan penonton. Tidak hanya warga Sendangagung, masyarakat dari luar desa juga hadir untuk menyaksikan kemeriahan lomba marching band yang disebut sebagai salah satu yang terbesar se-Jawa Timur.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penonton yang datang dari berbagai daerah. Salah satu warga asal Tambakboyo, Tuban, mengaku baru pertama kali berkunjung ke Desa Sendangagung.
“Baru sekali ini masuk desa Sendangagung dan baru mengerti kalau medannya naik turun dan tidak datar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Vivid Rohmaniyah, warga Karangwungulor, Laren. Sebagai alumnus MA Al-Ishlah angkatan 2009, ia mengaku sudah mengenal geografis Desa Sendangagung.
“Luar biasa kemeriahan Dasawarsa ke-4 Al-Ishlah Sendangagung, penonton tumpah ruah di jalan menyaksikan lomba drumband,” ujar Vivid.
Kemeriahan Al-Ishlah Marching Band Competition menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-40 atau 4 Dasawarsa Al-Ishlah.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap kegiatan yang memadukan seni, hiburan, dan pendidikan. Kehadiran ribuan penonton dari berbagai daerah turut menjadikan kompetisi ini sebagai hiburan rakyat yang dapat dinikmati secara gratis.





0 Tanggapan
Empty Comments