Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kampanye Literasi dan Seni Pantomim KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro Ajak Siswa Berani Berekspresi

Iklan Landscape Smamda
Kampanye Literasi dan Seni Pantomim KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro Ajak Siswa Berani Berekspresi
pwmu.co -

Membaca membuka jendela dunia, sementara seni mengajarkan anak untuk berani berekspresi. Semangat tersebut diwujudkan mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro melalui kegiatan Kampanye Literasi dan Seni Pantomim di MI Darul Huda Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB tersebut menjadi bagian dari program kerja mingguan KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengajak anak-anak mengenal keseruan membaca sekaligus belajar menyampaikan pesan melalui gerak dan ekspresi.

Dalam pelaksanaannya, kampanye literasi bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, kegiatan seni pantomim diisi langsung oleh Agung Ridwan yang akrab disapa Kak Agung.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 siswa yang berasal dari RA dan MI Darul Huda Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Kehadiran mahasiswa KKN disambut ramah oleh dewan guru setempat. Salah satu guru MI Darul Huda Gedongarum, Yuda, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan membaca ini, sangat bermanfaat karena dapat membaca dan memilih berbagai buku, dan pantonim ini juga pertama kali diadakan disini, kami harap nanti anak anak bisa mengikuti kegiatan dengan baik,” papar Yuda.

Tidak hanya menjadi penonton, anak-anak juga diajak berpartisipasi dalam pertunjukan pantomim.

Para siswa diberi kesempatan tampil dan mengikuti arahan Kak Agung. Kegiatan tersebut membuat suasana semakin interaktif karena siswa dapat belajar seni pantomim secara langsung melalui gerak dan ekspresi.

Kak Agung juga menyampaikan teori dan teknik dasar dalam pantomim, termasuk cara berjalan dan berhias ala pantomim.

“Cukup pakai warna khusus ini (menunjuk pewarna wajah) dan kaki kita ketika berjalan ala pantonim yakni sedikit berjinjit,” papar Kak Agung sambil mempraktikkannya.

SMPM 5 Pucang SBY

Melalui praktik tersebut, siswa tidak hanya melihat pertunjukan, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenal teknik dasar seni pantomim.

Selain kegiatan pantomim, para siswa juga mendapatkan kesempatan membaca berbagai koleksi buku yang tersedia dalam kampanye literasi.

Beragam buku dengan judul dan jenis yang berbeda membuat siswa antusias memilih bacaan sesuai minat masing-masing.

Alesha, salah satu murid MI Darul Huda Gedongarum, mengaku senang dapat membaca berbagai buku dalam kegiatan tersebut.

“Bukunya banyak banget, judulnya juga banyak, hari ini bisa baca banyak jenis buku,” ungkap Alesha.

Antusiasme siswa menunjukkan bahwa kegiatan literasi dapat dikemas secara menarik ketika anak-anak diberikan ruang untuk memilih, membaca, sekaligus menikmati pengalaman belajar yang berbeda dari rutinitas pembelajaran di kelas.

Kampanye Literasi dan Seni Pantomim menjadi upaya mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro untuk menghadirkan kegiatan pendidikan yang memadukan literasi dan kreativitas.

Melalui buku, siswa diajak memperluas pengetahuan dan menumbuhkan minat baca. Sementara melalui pantomim, mereka belajar berkomunikasi menggunakan gerak, ekspresi, keberanian, dan kreativitas.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah kecil untuk menumbuhkan minat baca, kreativitas, serta keberanian siswa dalam berekspresi.

Revisi Oleh:
  • Satria - 13/08/2026 08:26
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu