Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Kampus Australia Jadi Inspirasi Pengembangan Pembelajaran Smamda Surabaya

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Kampus Australia Jadi Inspirasi Pengembangan Pembelajaran Smamda Surabaya
Delegasi Lintas Institusi sedang berada di depan Edith Cowan University (Eka Haris/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda Surabaya), H. Mukhlasin, S.T., M.Pd., mempelajari lingkungan belajar dan pengembangan pendidikan tinggi melalui kunjungan ke Curtin University dan Edith Cowan University (ECU) di Perth, Australia Barat, Rabu (21/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari studi pendidikan yang berlangsung pada 19–24 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti tujuh delegasi dari berbagai unsur pendidikan Indonesia, termasuk pimpinan Muhammadiyah, pengelola sekolah, perguruan tinggi, dan mitra pendidikan.

Bagi Smamda Surabaya, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan pendidikan internasional sekaligus mempelajari praktik baik yang berpotensi menjadi inspirasi pengembangan pembelajaran di sekolah.

Para delegasi mengunjungi Curtin University dan bertemu dengan Guy Harris, Acting Director of Global Partnership Curtin University. Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda ke Edith Cowan University untuk bertemu dengan Daniel Sprague.

Selain mengenal lingkungan perguruan tinggi Australia, delegasi mengamati bagaimana ruang kampus dapat mendukung aktivitas akademik secara fleksibel. Area duduk, selasar, dan ruang komunal dimanfaatkan mahasiswa untuk membaca, berdiskusi, mengerjakan tugas, serta bertukar gagasan.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa lingkungan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlangsungnya pembelajaran formal di kelas. Penataan ruang dan penyediaan area untuk berinteraksi juga dapat mendukung kemandirian belajar serta kolaborasi.

Bagi Mukhlasin, pengalaman tersebut menjadi salah satu bahan refleksi untuk melihat peluang pengembangan lingkungan belajar di Smamda Surabaya. Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan fasilitas, tetapi juga dengan upaya membangun budaya belajar yang aktif, kolaboratif, dan mendorong kemandirian murid.

“Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk melihat bagaimana lingkungan pendidikan dapat mendorong murid lebih aktif belajar, berpikir kritis, dan berkolaborasi. Ada banyak hal yang bisa menjadi inspirasi untuk pengembangan Smamda Surabaya, terutama dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, bermakna, dan menyenangkan. Tentu, praktik baik yang kami pelajari perlu disesuaikan dengan karakter sekolah serta tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujar Mukhlasin.

Inspirasi bagi Pembelajaran di Smamda

Pengalaman tersebut relevan dengan upaya pengembangan pembelajaran di Smamda Surabaya, terutama dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan mendorong kemandirian murid.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Salah satu pendekatan yang dapat menjadi perhatian ialah Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), yang menekankan pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pengembangan lingkungan sekolah dapat mendukung pendekatan ini melalui pemanfaatan berbagai ruang untuk membaca, berdiskusi, bereksplorasi, dan bekerja sama.

Meski demikian, praktik baik dari luar negeri perlu disesuaikan dengan kebutuhan, karakter, dan kondisi sekolah. Keterbukaan terhadap wawasan global juga perlu berjalan beriringan dengan penguatan karakter Islami serta nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

Selain mengamati lingkungan akademik, pertemuan dengan perwakilan Curtin University dan ECU menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring pendidikan internasional. Pertemuan tersebut membuka ruang pertukaran perspektif mengenai pengembangan pendidikan dan potensi hubungan kelembagaan yang dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan serta kesepakatan pihak terkait.

Kunjungan ini belum dengan sendirinya menunjukkan adanya kerja sama formal. Namun, pengalaman dan komunikasi yang terbangun dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengembangan sekolah serta penjajakan peluang kolaborasi pada masa mendatang.

Diikuti Delegasi Lintas Institusi

Delegasi dalam kunjungan studi ini terdiri atas tujuh orang dari berbagai unsur pendidikan, yaitu:

  1. Prof. Dr. Khozin, M.Si., Ketua Bidang Pendidikan Dasar, Menengah, dan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
  2. Dr. Eko Hardi Ansyah, S.Psi., M.Psi., Sekretaris Bidang Pendidikan Dasar, Menengah, dan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
  3. Achmad Muhamad, M.Ag., Ketua Bidang Pendidikan Dasar, Menengah, dan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta.
  4. Wennas Widjaja, Direktur Utama PT Universal Solusi Edukasi.
  5. H. Mukhlasin, S.T., M.Pd., Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Jawa Timur.
  6. Muhammad Zainul Arifin, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Jawa Timur.
  7. Rohmat Suprapto, S.Ag., Sekretaris Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Semarang, Jawa Tengah.

Keberagaman latar belakang delegasi menjadi ruang untuk bertukar perspektif mengenai peningkatan mutu pendidikan, inovasi pembelajaran, dan peluang kolaborasi lintas institusi.

Bagi Smamda Surabaya, pengalaman di Australia Barat menjadi bahan evaluasi untuk mengembangkan lingkungan belajar yang adaptif dan mendorong murid aktif mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta karakter. Upaya tersebut tetap diarahkan agar sejalan dengan nilai-nilai Islam dan semangat pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 24/10/2026 17:23
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu