Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kemahiran SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih Bekali Siswa Keterampilan Pertolongan Pertama

Iklan Landscape Smamda
Kemahiran SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih Bekali Siswa Keterampilan Pertolongan Pertama
Peserta Kemahiran SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih saat mendapatkan pembekalan keterampilan P3K sebagai bekal menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat, Jumat (14/8/2026). (Khoirul Anam/PWMU.CO).
pwmu.co -

Kegiatan Kemahiran SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih tidak hanya diisi dengan aktivitas kepanduan dan kebersamaan.

Para peserta juga mendapatkan pembekalan keterampilan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sebagai bekal menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Materi tersebut disampaikan pada Jumat (14/8/2026) pukul 19.30–20.30 WIB, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kemah Akhir Pekan yang berlangsung di halaman SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Undang Ketua MDM Kabupaten Kediri

Hadir sebagai pemateri adalah Dwi Santoso, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Kediri.

Dalam penyampaiannya, ia memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai langkah-langkah dasar yang perlu diperhatikan ketika menghadapi korban, khususnya korban yang mengalami kondisi pingsan.

Dwi menjelaskan bahwa penanganan korban tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Penolong perlu memperhatikan kondisi awal korban ketika ditemukan, memastikan situasi di sekitar aman, serta mempertimbangkan alat atau media yang dapat digunakan untuk membantu proses evakuasi.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi korban sebelum memberikan pertolongan lebih lanjut.

Pengetahuan tersebut dinilai penting agar peserta mampu bertindak secara tepat dan tidak justru membahayakan korban maupun dirinya sendiri.

“Dalam penanganan korban pingsan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di antaranya kondisi awal korban saat ditemukan, alat atau media yang digunakan untuk mengevakuasi korban, kemudian pemeriksaan untuk memastikan kondisi korban” jelas Dwi Santoso.

SMPM 5 Pucang SBY

Ruang Tepat Edukasi Praktis

Usai menyampaikan materi, Dwi mengaku senang dapat terlibat secara langsung dalam kegiatan Kemahiran SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih.

Menurutnya, kegiatan kepanduan menjadi ruang yang tepat untuk memberikan edukasi praktis kepada peserta didik.

“Saya sangat senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan kemah yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan sehingga materi yang diberikan bisa berkelanjutan dan semakin berkembang” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti materi dengan serius karena keterampilan pertolongan pertama merupakan salah satu kemampuan praktis yang dapat bermanfaat dalam berbagai situasi.

Materi P3K berakhir pada pukul 20.30 WIB. Setelah itu, rangkaian Kemahiran dilanjutkan dengan kegiatan api unggun gembira, yang menjadi salah satu agenda untuk mempererat kebersamaan dan membangun kekompakan antarpeserta.

Melalui pembekalan tersebut, Kemahiran SMK Muhammadiyah 1 Ngadiluwih tidak sekadar menjadi kegiatan berkemah. Namun juga sarana pembelajaran karakter, keterampilan, kepedulian, dan kesiapsiagaan bagi para siswa.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 16/08/2026 00:30
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu