Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Khutbah Ta’aruf Wali Santri Baru, Pondok Al Mizan Teguhkan Sinergi Orang Tua dan Pesantren

Iklan Landscape Smamda
Khutbah Ta’aruf Wali Santri Baru, Pondok Al Mizan Teguhkan Sinergi Orang Tua dan Pesantren
KH soepandi saat memberikan sambutan dihadapan wali santri baru. (Humas Al Mizan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan menggelar Khutbah Ta’aruf Wali Santri Baru bersama Pimpinan Tahun Ajaran 2026/2027 pada Ahad (12/7/2026) pagi di Masjid Al Ghoihab Al Mizan Putra.

Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan visi antara wali santri dan pimpinan pesantren dalam mendidik generasi Islam yang unggul.

Acara tersebut dihadiri Ketua Badan Pembina Al Mizan KH Drs. Soepandi beserta jajaran, Mudir Al Mizan Ust. Mujianto, M.Pd.I bersama para Wakil Mudir, Kepala Kepengasuhan, bapak dan ibu guru, ustaz-ustazah, serta seluruh wali santri baru kelas 1 Mts dan 1 MA.

Dalam sambutannya, KH Soepandi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan.

“Alhamdulillah, hari ini bapak dan ibu dapat mengikuti Khutbah Ta’aruf bersama pimpinan. Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh wali santri dapat mengenal lebih dekat tentang Al Mizan, baik sistem pendidikan maupun visi yang ingin diwujudkan bersama,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Al Mizan saat ini memiliki empat kampus yang melayani berbagai program pendidikan. Kampus pertama diperuntukkan bagi pondok reguler putri, kampus kedua pondok reguler putra, kampus ketiga pondok tahfiz putri, dan kampus keempat pondok tahfiz putra.

Lebih lanjut, KH Soepandi mengingatkan bahwa kehadiran anak merupakan amanah sekaligus karunia dari Allah SWT yang wajib disyukuri dengan memberikan pendidikan terbaik.

“Memiliki anak itu ada senangnya dan ada tantangannya. Namun apa pun keadaannya, anak adalah karunia Allah. Cara mensyukurinya adalah dengan mendidik mereka menjadi anak yang saleh dan salehah. Insyaallah, kelak mereka akan menjadi sumber kebahagiaan dan pahala yang terus mengalir bagi orang tuanya,” jelasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Selain membentuk pribadi yang saleh, menurutnya anak juga harus dipersiapkan menjadi generasi yang kuat dalam berbagai aspek kehidupan.

“Anak harus dididik agar memiliki fisik yang sehat, akidah yang kokoh, ibadah yang baik, akhlak yang mulia, serta memiliki kemandirian ekonomi. Semua aspek itu menjadi bagian dari pendidikan yang dibangun di Al Mizan,” ujarnya.

Ia menilai keputusan para orang tua memasukkan putra-putrinya ke pesantren merupakan langkah yang tepat di tengah tantangan zaman. Menurutnya, tidak sedikit anak yang enggan mondok karena menganggap kehidupan pesantren membatasi kebebasan, padahal justru pesantren menjadi tempat pembentukan karakter, disiplin, dan akhlak.

KH Soepandi juga mengingatkan pentingnya orang tua menjaga akidah dan ibadah anak-anaknya. Ia mencontohkan kekhawatiran Nabi Ya’qub AS terhadap keimanan anak-anaknya ketika beliau telah tiada, sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur’an. Kekhawatiran tersebut menjadi teladan bagi setiap orang tua agar senantiasa memperhatikan pendidikan agama putra-putrinya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh wali santri untuk memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan generasi penerus. Menurutnya, setiap profesi membutuhkan estafet kepemimpinan, baik sebagai guru, ustaz, pengusaha, maupun profesi lainnya.

“Mari kita bersama-sama berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT. Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam mendidik anak-anak menjadi generasi yang saleh, kuat, berilmu, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta persyarikatan Muhammadiyah,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 13/07/2026 05:18
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu