Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan sosialisasi anti-bullying kepada siswa kelas 4 dan 5 SDN Gunungsari, Senin (31/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai tindakan bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Sosialisasi disampaikan oleh mahasiswa KKN Kelompok 19, Rafli Tahta Al Vinnaja. Materi yang diberikan meliputi pengertian bullying, contoh tindakan bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban.
Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh siswa kelas 4 dan 5.
Rafli menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan kekerasan secara fisik, tetapi juga dapat berupa perkataan maupun tindakan yang dapat menyakiti perasaan orang lain.
Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ucapan dan perilaku ketika berinteraksi dengan teman.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak siswa untuk lebih memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Karena itu, penting untuk saling menghargai, menjaga perkataan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman,” ujarnya.
Setelah penyampaian materi, mahasiswa KKN Kelompok 19 menayangkan video yang menggambarkan contoh tindakan bullying. Video tersebut digunakan sebagai media pembelajaran agar siswa dapat melihat secara langsung gambaran perilaku bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.
Para siswa kemudian diajak mengikuti sesi renungan setelah menyaksikan video. Dalam sesi tersebut, siswa diarahkan untuk memahami perasaan korban bullying dan pentingnya memiliki rasa empati terhadap sesama.
Siswa juga diajak merefleksikan perilaku mereka dalam berteman serta membangun kebiasaan untuk saling membantu dan menghargai.
Sebagai bentuk refleksi dari materi yang telah disampaikan, siswa kemudian mengikuti kegiatan “Pohon Harapan”.
Setiap siswa diberikan sticky notes untuk menuliskan harapan, pesan, atau komitmen mereka dalam menciptakan lingkungan pertemanan yang bebas dari bullying.
Sticky notes yang telah ditulis kemudian ditempelkan pada pohon harapan yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa menuangkan pemahaman mereka sekaligus menumbuhkan komitmen untuk saling menghargai, menyayangi, dan menjaga perasaan teman.
Kegiatan tersebut didampingi oleh wali kelas, Bapak Asri. Beliau turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung sehingga sosialisasi dapat berjalan dengan tertib dan kondusif.
Bapak Asri menyampaikan bahwa edukasi mengenai anti-bullying penting diberikan kepada siswa sejak dini agar mereka mampu membedakan perilaku yang baik dan tidak baik dalam pergaulan.
“Anak-anak perlu dibiasakan untuk saling menghargai dan menjaga perasaan teman. Dengan begitu, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa,” tuturnya.
Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKN Kelompok 19 mengajak seluruh siswa mengikuti sesi foto bersama menggunakan bingkai bertema anti-bullying.
Sesi foto tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pertemanan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi foto sebagai bentuk dukungan terhadap pesan yang disampaikan selama kegiatan sosialisasi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Kelompok 19 Universitas Muhammadiyah Gresik berharap siswa kelas 4 dan 5 SDN Gunungsari dapat memahami dampak negatif bullying dan menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa.
Mahasiswa KKN Kelompok 19 juga berharap nilai empati, kepedulian, dan sikap saling menghormati dapat terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.





0 Tanggapan
Empty Comments