Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Santri Sulsel Tembus Final Pidato Bahasa Arab dan Inggris di KSMN II: Dapat Apresiasi LP2M PWM 

Iklan Landscape Smamda
Santri Sulsel Tembus Final Pidato Bahasa Arab dan Inggris di KSMN II: Dapat Apresiasi LP2M PWM 
Santri Sulsel Tembus Final Pidato Bahasa Arab dan Inggris di KSMN II: Dapat Apresiasi LP2M PWM . (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Memasuki hari ketiga Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Malang, Rabu (23/9/2026), semangat para santri Muhammadiyah dari berbagai daerah semakin terasa.

Salah satunya datang dari kontingen Sulawesi Selatan. Bersama pimpinan LP2M PWM Sulsel, sekitar 200 santri Muhammadiyah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mengikuti rangkaian kegiatan dan perlombaan yang berlangsung di kawasan perkemahan tersebut.

Sejak pagi hingga malam, para santri tampak sibuk mengikuti berbagai lomba. Sebagian berjuang di arena pertandingan, sebagian lainnya memberikan dukungan kepada teman satu kontingen. Tidak sedikit pula yang memanfaatkan momentum KSMN II untuk berkenalan dan membangun persahabatan dengan santri Muhammadiyah dari daerah lain.

Dingin dan sejuknya udara Coban Rondo justru menambah warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Hamparan pepohonan hijau dan suasana alam terbuka membuat pengalaman para santri semakin berkesan.

“Walaupun udara di Coban Rondo dingin, semangat anak-anak tetap hangat,” demikian gambaran suasana kontingen Sulsel selama mengikuti KSMN II.

Sembilan Santri Masuk Final

Kabar menggembirakan datang dari cabang lomba pidato. Sejumlah santri Sulawesi Selatan berhasil melaju ke babak final lomba pidato Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang dijadwalkan berlangsung Rabu (23/9/2026) pukul 06.00–07.00 WIB.

Pada kategori pidato Bahasa Arab tingkat SMP/MTs, dua santri Sulsel yang berhasil masuk final adalah Salsabila Alya Zahra dan Alif.

Sementara pada tingkat MA, terdapat empat santri yang lolos, yakni Ahmad Zaki Ruslan, Muh. Faqih Muazzam Khalik, Aqdarisyah, dan Sayyidatul Mardhiyah.

Prestasi serupa juga diraih pada kategori pidato Bahasa Inggris. Tingkat SMP diwakili Alesha Azzahra Ihsan, Mikayla Sausan Justicia, Nur Syahira, dan Ahmad Noor Wahid.

Adapun untuk tingkat MA, Andi Bidadari Ahava berhasil mengamankan tiket menuju babak final.

SMPM 5 Pucang SBY

Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi kontingen Sulawesi Selatan. Namun, bagi Haidir Fitra Siagian, Wakil Ketua LP2M PWM Sulawesi Selatan sekaligus Pembina Sukses, keberhasilan dalam perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan para santri.

“Tentu kita bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak kita. Namun, yang tidak kalah penting, semua santri yang ikut dalam kegiatan ini sudah berani tampil dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Ia berpesan kepada santri yang belum berhasil melaju ke babak final agar tidak berkecil hati. Menurutnya, KSMN II merupakan ruang belajar sekaligus pengalaman bagi para santri untuk terus berkembang.

“Bagi yang belum berhasil masuk final, tetap semangat karena masih banyak kesempatan untuk belajar dan berkembang,” pesannya.

Mohon Doa untuk Babak Final

Haidir juga meminta doa dari seluruh keluarga besar Muhammadiyah agar para santri Sulsel yang tampil di babak final diberikan kelancaran.

“Mohon doa restu untuk anak-anak kita dari Sulawesi Selatan yang pagi ini akan mengikuti babak final. Semoga Allah memberikan kemudahan, ketenangan, keberanian, dan hasil yang terbaik bagi mereka,” ungkapnya.

Ia berharap keikutsertaan dalam KSMN II tidak hanya melahirkan prestasi di arena perlombaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter, kemandirian, persaudaraan, dan semangat berkemajuan para santri Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Barakallahu fiikum. Semoga Kemah Santri Nasional II di Malang ini menjadi pengalaman  yang berharga dan membawa banyak keberkahan bagi seluruh santri. Aamiin,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 23/09/2026 15:13
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu