Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN MAs 2026 Kelompok 18 Ajarkan Warga Desa Jedong Olah Kulit Jeruk Jadi Teh Herbal

Iklan Landscape Smamda
KKN MAs 2026 Kelompok 18 Ajarkan Warga Desa Jedong Olah Kulit Jeruk Jadi Teh Herbal
Sosialisasi Pemanfaatan Pangan Lokal melalui Inovasi Pengolahan Kulit Jeruk Menjadi Teh Herbal
pwmu.co -

Kulit jeruk yang selama ini kerap dibuang setelah buahnya dikonsumsi, kini dikenalkan sebagai bahan olahan teh herbal kepada warga Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Sebanyak 30 warga RW 01 mengikuti sosialisasi dan praktik pengolahan limbah kulit jeruk bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) 2026 Kelompok 18, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di Balai RT 04 RW 01, Dusun Jedong. Warga tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan kulit jeruk, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung proses pengolahannya menjadi minuman herbal.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan pemanfaatan potensi pangan lokal sekaligus pengelolaan limbah rumah tangga. Melalui kegiatan itu, mahasiswa KKN MAs juga memperkenalkan peluang pemanfaatan kulit jeruk sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi dan pemutaran video edukasi mengenai tahapan pengolahan kulit jeruk menjadi teh herbal.

Mahasiswa KKN MAs Kelompok 18 menjelaskan proses pembuatannya, mulai dari pencucian kulit jeruk, pengerokan lapisan putih atau albedo agar tidak terasa pahit, pemotongan, pengeringan, hingga penyeduhan menggunakan air panas.

Setelah mendapatkan penjelasan, warga bersama mahasiswa mempraktikkan langsung setiap tahapan pengolahan menggunakan peralatan dapur sederhana.

SMPM 5 Pucang SBY

Mahasiswa turut mendampingi warga selama praktik berlangsung. Selain memberikan arahan mengenai proses pengolahan, mereka juga menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan bahan selama pembuatan teh herbal.

Ketua RW 01 Desa Jedong, Yayuk, menyambut positif kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, pengolahan kulit jeruk menjadi teh herbal merupakan inovasi yang mudah diterapkan dalam kehidupan rumah tangga.

“Selama ini warga hanya memakan buahnya dan kulitnya langsung dibuang. Pelatihan dari mahasiswa KKN MAs ini sangat bermanfaat karena ternyata cara membuatnya mudah dan alatnya sudah ada di dapur. Mungkin setelah ini kami akan mengadakan pelatihan seperti ini agar bisa jadi peluang usaha baru bagi ibu-ibu di sini,” ujarnya.

Kegiatan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atika Permata Sari, S.Psi., M.Psi., tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Jedong untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi lokal.

Melalui pengolahan sederhana, limbah kulit jeruk yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat dikenalkan sebagai bahan produk herbal yang berpotensi dikembangkan menjadi produk UMKM bernilai jual.

Revisi Oleh:
  • Satria - 21/08/2026 09:14
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu