Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN MAs 97 Ajak IPNU-IPPNU Wringinsongo Sulap Galon Bekas Jadi Aquascape

Iklan Landscape Smamda
KKN MAs 97 Ajak IPNU-IPPNU Wringinsongo Sulap Galon Bekas Jadi Aquascape
KKN MAs Kelompok 97 Gelar Pelatihan Pembuatan Aquascape dari Galon Bekas Bersama IPNU-IPPNU Desa Wringinsongo (Najichah Nur Nailil/PWMU.CO)
pwmu.co -

Galon air mineral bekas disulap menjadi aquascape mini oleh anggota IPNU-IPPNU Desa Wringinsongo dalam pelatihan yang digelar KKN MAs Kelompok 97 di Balai Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi salah satu kegiatan KKN MAs 2026 Kelompok 97 bersama organisasi IPNU dan IPPNU Desa Wringinsongo. Para peserta diajak memanfaatkan barang bekas sekaligus mengembangkan keterampilan membuat aquascape.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MAs memperkenalkan pemanfaatan galon air mineral bekas sebagai wadah aquascape. Selain menjadi media untuk menyalurkan kreativitas, kegiatan ini memberikan pengalaman kepada peserta dalam mengolah barang yang sudah tidak digunakan menjadi karya dekoratif.

Galon air mineral bekas yang biasanya menjadi limbah rumah tangga dimanfaatkan kembali melalui beberapa tahapan. Peserta tidak hanya menerima penjelasan dari mahasiswa, tetapi juga mengikuti proses pembuatan secara langsung.

Praktik Membuat Aquascape

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari sejumlah tahapan pembuatan aquascape, mulai dari memilih dan membersihkan galon bekas, memotongnya sesuai desain, hingga menata substrat dan tanaman air.

Peserta juga belajar menempatkan berbagai hiasan pendukung agar aquascape terlihat menarik. Mahasiswa KKN MAs Kelompok 97 mendampingi peserta selama proses pembuatan sehingga setiap tahapan dapat dilakukan secara langsung.

Ketua IPNU Desa Wringinsongo, Achmad Firdaus, mengapresiasi pelatihan yang dinilainya relevan dengan kreativitas anak muda.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mengajarkan kami memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai, bahkan bisa dijual. Selain itu juga melatih kreativitas dan kekompakan antar anggota IPNU-IPPNU,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, Ketua IPPNU Desa Wringinsongo, Dinda Retno Wulandari, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui pelatihan tersebut.

“Baru kali ini kami belajar membuat aquascape sendiri, ternyata prosesnya seru dan tidak sesulit yang dibayangkan. Semoga ilmu ini bisa kami kembangkan lagi ke depannya,” katanya.

Koordinator kegiatan KKN MAs Kelompok 97, Ade Yulia, mengatakan pemilihan galon bekas sebagai bahan utama merupakan bagian dari edukasi lingkungan yang dilakukan melalui praktik.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya paham soal pengelolaan sampah secara teori, tapi juga bisa langsung praktik membuat karya yang bermanfaat dan punya nilai jual. Harapannya ini bisa jadi peluang usaha kecil-kecilan bagi anggota IPNU-IPPNU,” jelas Ade.

Pelatihan tersebut juga menjadi ruang bagi anggota IPNU dan IPPNU untuk bekerja sama selama proses pembuatan aquascape. Peserta berdiskusi dan saling membantu dalam menata bahan serta menentukan desain karya yang dibuat.

Melalui pelatihan ini, KKN MAs Kelompok 97 berupaya memperkenalkan keterampilan yang memadukan kreativitas dan pemanfaatan barang bekas. Bagi peserta, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam membuat aquascape sekaligus mengenal salah satu cara memanfaatkan kembali galon air mineral yang sudah tidak digunakan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 16/08/2026 22:07
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu