SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD MUMTAZ) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan Komunitas Belajar (Kombel). Melalui program ini, para guru tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga terus belajar, berkolaborasi, dan berinovasi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas dan berdampak bagi peserta didik.
Program yang dikemas dalam Hari Belajar Guru tersebut menjadi ruang strategis bagi para pendidik untuk bertumbuh bersama. Kombel tidak sekadar menjadi forum formal, melainkan wadah refleksi, diskusi, dan pengembangan profesional guru yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) pukul 08.00–14.00 WIB itu diikuti seluruh guru SD MUMTAZ dengan penuh semangat dan antusiasme sebagai bentuk komitmen meningkatkan kompetensi profesional.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman, Fatchul Mubarok, S.Th.I., M.Pd., menegaskan bahwa guru tidak boleh berhenti belajar dalam kondisi apa pun.
“Guru adalah pembelajar sepanjang hayat. Sebagaimana hadis uthlubul ‘ilma minal mahdi ilal lahdi, menuntut ilmu itu dimulai dari buaian hingga ke liang lahat,” tegasnya.
Menurutnya, hadis tersebut menjadi pengingat bahwa guru harus terus memperbarui kompetensi, memperluas wawasan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan peserta didik.
Kombel SD MUMTAZ melibatkan seluruh guru, baik guru kelas maupun guru mata pelajaran.
Guru kelas dibagi ke dalam tiga fase pembelajaran, yaitu:
- Fase A untuk kelas 1 dan 2.
- Fase B untuk kelas 3 dan 4.
- Fase C untuk kelas 5 dan 6.
Pembagian tersebut merupakan implementasi pembelajaran berbasis fase yang disesuaikan dengan karakteristik dan capaian belajar siswa.
Sementara itu, guru mata pelajaran tergabung dalam beberapa komunitas belajar, yaitu Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba), Matematika, Bahasa Inggris, TIK/Koding, PJOK, serta Pengembangan Diri.
Kolaborasi seluruh bidang tersebut diharapkan mampu menghasilkan pembelajaran yang lebih utuh dan terintegrasi.
Komunitas Belajar SD MUMTAZ terdiri atas sembilan kelompok, yaitu:
- Kombel Guru Kelas Fase A (16 guru)
- Kombel Guru Kelas Fase B (16 guru)
- Kombel Guru Kelas Fase C (16 guru)
- Kombel Ismuba (16 guru)
- Kombel Matematika (8 guru)
- Kombel Bahasa Inggris (8 guru)
- Kombel TIK/Koding (4 guru)
- Kombel PJOK (4 guru)
- Kombel Pengembangan Diri (4 guru)
Setiap kelompok dipimpin seorang ketua yang bertugas mengoordinasikan kegiatan, membangun kolaborasi, serta memastikan setiap program berjalan secara konsisten.
Kepala Urusan Kurikulum SD MUMTAZ, Dewoto Kusumo, M.Pd., menjelaskan bahwa keberadaan Kombel menjadi solusi strategis dalam mendukung implementasi pembelajaran berbasis fase.
“Dengan adanya Kombel, pembelajaran menjadi lebih terarah dan tidak terjadi tumpang tindih materi antarjenjang. Guru dapat mendistribusikan materi sesuai dengan capaian pembelajaran di setiap fase,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui komunitas belajar para guru dapat saling berbagi praktik baik, menyusun perangkat pembelajaran bersama, serta melakukan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
Kegiatan Kombel dilaksanakan secara rutin dua kali setiap bulan, yakni pada pekan pertama dan ketiga setiap hari Sabtu dalam program Hari Belajar Guru.
Setiap pertemuan diawali dengan arahan dari tim kurikulum, dilanjutkan sesi lesson design pada masing-masing kelompok Kombel, kemudian ditutup dengan pleno untuk mempresentasikan hasil diskusi sekaligus melakukan refleksi bersama.
Salah satu inovasi yang lahir dari Kombel adalah kolaborasi antara guru Matematika dan Bahasa Inggris dari kelas 1 hingga kelas 6.
Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan pembelajaran matematika berbasis bilingual sehingga siswa tidak hanya memahami konsep numerasi, tetapi juga terbiasa menggunakan istilah matematika dalam bahasa Inggris.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya SD MUMTAZ mempersiapkan peserta didik agar mampu bersaing di tingkat global tanpa mengabaikan penguatan kompetensi dasar.
Melalui penguatan Komunitas Belajar, SD MUMTAZ optimistis mampu meningkatkan profesionalisme guru sekaligus menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Lebih dari sekadar program, Kombel telah menjadi budaya belajar di SD MUMTAZ. Para guru tidak lagi berkembang secara individual, melainkan bertumbuh bersama melalui semangat kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan terbaik bagi peserta didik.





0 Tanggapan
Empty Comments