Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Jawa Timur bersinergi dengan Lazismu Tulungagung menyalurkan dana zakat melalui Program Peduli Guru. Kegiatan ini berlangsung di Aula Panti Asuhan Siti Fatimah (Payasifa) Tulungagung, pada Kamis (21/8/2025).
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Lazismu Wilayah Jawa Timur, jajaran Lazismu Tulungagung, Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung, serta para guru Muhammadiyah penerima manfaat.
Ketua Lazismu Tulungagung, Abdul Jalil dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Lazismu tingkat wilayah dan daerah dalam memperkuat peran zakat bagi dunia pendidikan.
“Alhamdulillah, kami bersama Lazismu Wilayah Jawa Timur dapat menyalurkan zakat untuk para guru Muhammadiyah di Tulungagung. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus penghargaan atas pengabdian tulus yang telah mereka berikan,” ujarnya.
Menurutnya, guru Muhammadiyah merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan umat. Meskipun sering kali menerima honor yang terbatas, mereka tetap konsisten dan berkomitmen dalam mendidik generasi penerus.
Perwakilan Lazismu Wilayah Jawa Timur, Agus Lukman yang hadir dalam kesempatan itu menegaskan bahwa program peduli guru adalah salah satu fokus utama Lazismu Jatim.
“Guru Muhammadiyah adalah pejuang peradaban. Banyak di antara mereka yang bekerja dengan ikhlas, tanpa pamrih. Karena itu zakat yang dititipkan masyarakat melalui Lazismu kami salurkan untuk mereka, agar sedikit meringankan beban sekaligus menambah semangat dalam mengajar,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Lazismu Tulungagung yang telah menjadi mitra solid dalam menyalurkan zakat dengan tepat sasaran.
“Sinergi ini penting, karena semakin luas jaringan Lazismu, semakin luas pula manfaat zakat yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Rasa Syukur Guru Muhammadiyah
Para guru Muhammadiyah penerima manfaat tampak bahagia saat menerima santunan yang diserahkan secara simbolis. Mereka mendapatkan paket tali asih berupa dana dan bingkisan sembako.
Salah satu guru penerima manfaat, Siti Aminah menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat. Terima kasih kepada Lazismu yang telah peduli kepada guru Muhammadiyah. Dukungan ini menambah semangat kami untuk terus mendidik anak-anak dengan penuh keikhlasan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Tulungagung, Suyono SPd MM pada kesempatan tersebut turut menyampaikan apresiasi kepada Lazismu Jatim dan Lazismu Tulungagung.
“Program ini bukan sekadar soal materi, tetapi wujud nyata kepedulian. Guru Muhammadiyah adalah aset berharga bagi persyarikatan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak guru hingga ke pelosok Tulungagung,” ucapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta. Para guru tampak sumringah sambil memegang bingkisan sembako dan amplop santunan.
Sinergi antara Lazismu Wilayah Jawa Timur dan Lazismu Tulungagung melalui Program Peduli Guru semakin menunjukkan bahwa zakat tidak hanya bermanfaat bagi kaum dhuafa, tetapi juga mampu menguatkan semangat jihad pendidikan di lingkungan Muhammadiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments