Lazismu Jawa Timur memperkuat kolaborasi kemanusiaan dengan TNI Angkatan Laut dalam menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan dari Lazismu Jatim dikirim melalui KRI Teluk Parigi-539 yang diberangkatkan dari Dermaga Ujung Surabaya, Kamis (20/8/2026).
Pengiriman tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Teritorial Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V Surabaya.
Wakil Ketua Lazismu Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Aditio Yudono, mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperkuat aksi kebencanaan dan kemanusiaan.
Menurutnya, Lazismu Jatim terus berupaya meningkatkan kontribusi dalam membantu masyarakat terdampak bencana, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
“Salah satu bentuk kolaborasi LAZISMU Jatim adalah pengiriman bantuan logistic ke NTT melalui TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral V Surabaya. LAZISMU Jatim berkomunikasi dengan Dinas Teritorial Kodaeral V Surabaya dalam rangka pengiriman bantuan ke Flores,” kata Aditio di sela-sela pemuatan bantuan ke dalam KRI Teluk Parigi di Dermaga Ujung Surabaya, Kamis (20/8).
Ia menuturkan, kerja sama dengan TNI AL dalam pengiriman bantuan kemanusiaan juga pernah dilakukan dalam sejumlah peristiwa sebelumnya.
“LAZISMU Jatim membutuhkan kolaborasi dengan TNI AL untuk pengiriman bantuan, sebagaimana yang telah dilakukan Waktu dulu ketika ada bencana dan peristiwa kemanusiaan, seperti bencana di Sulteng, Sulbar, Kalsel, bahkan pengiriman logistik untuk rakyat Gaza di Palestina juga menggunakan KRI TNI AL,” ungkapnya.
Kolaborasi pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan yang juga melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V Surabaya Laksamana Muda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.
Dalam siaran pers kanal resmi TNI AL pada 19 Agustus 2026, Ali Triswanto menyampaikan bahwa Kodaeral V membuka Posko Bantuan Bencana Gempa NTT di Kantor Dister Kodaeral V, Jalan Hangtuah, Ujung Surabaya.
“Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V membuka Posko Bantuan Bencana Gempa NTT di Kantor Dister Kodaeral V, Jalan Hangtuah, Ujung Surabaya. Kami menerima bantuan dari masyarakat dan berbagai pihak untuk disalurkan secara langsung kepada para korban gempa di NTT,” kata Laksamana Muda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si.
Hingga keberangkatan KRI TNI AL menuju Flores pada Kamis (20/8), bantuan telah diterima dari sejumlah lembaga dan kelompok, di antaranya Yayasan Buddhist Education Center, Laznas Al Irsyad Al Islamiyyah, UKM Cyber E Sport Universitas Terbuka Surabaya, Komcad Matra Laut, AAL, Jalasenastri Ranting F Cabang 1 Kodaeral V, serta Lazismu Muhammadiyah Jatim.
Bantuan yang terkumpul meliputi sembako, family kit, perlengkapan sekolah, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, air mineral, dan kebutuhan lainnya.
Seluruh bantuan tersebut dikirim ke NTT menggunakan KRI Teluk Parigi-539 dari Satuan Lintas Laut Militer 2 Surabaya.
Ali Triswanto mengajak masyarakat dan seluruh elemen untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan bagi warga terdampak bencana.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut peduli dan berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Melalui pembukaan posko bantuan, Kodaeral V menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat kemanusiaan. Setiap bentuk bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan pascabencana,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar masyarakat terdampak gempa diberikan kekuatan, ketabahan, keselamatan, serta kemudahan dalam menghadapi situasi bencana.
Selain menyalurkan bantuan melalui kolaborasi dengan TNI AL, Lazismu Jatim juga membuka posko penghimpunan donasi berupa dana maupun bantuan logistik untuk pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT.
Kebutuhan yang dihimpun meliputi perlengkapan tempat tinggal sementara, seperti tenda pengungsi, terpal, alas tidur, selimut, sarung, matras, dan kasur lipat.
Bahan pangan dan konsumsi yang dibutuhkan antara lain beras, mi instan, makanan kaleng atau siap saji, air minum dalam kemasan, biskuit, roti, makanan tinggi kalori, susu bayi, makanan pendamping ASI, bumbu dapur, minyak goreng, dan gula.
Lazismu Jatim juga menghimpun perlengkapan kebersihan dan sanitasi, kebutuhan kesehatan dan obat-obatan, serta perlengkapan penerangan dan alat bantu, termasuk lampu darurat, senter, genset, kabel rol, stop kontak, powerbank, kompor portabel, dan tabung gas kecil.
Posko Lazismu Jatim berada di Gedung Kemanusiaan, Jalan Jawa Nomor 5, Buduran, Sidoarjo.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pemulihan pascabencana di NTT juga dapat menyalurkan donasi melalui rekening BSI 9000002221 atas nama Lazis Muhammadiyah Jatim Humanity.
Melalui kolaborasi dengan berbagai elemen, Lazismu Jatim berupaya memperluas jangkauan aksi kemanusiaan agar bantuan yang dihimpun dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Flores, NTT.





0 Tanggapan
Empty Comments