SMP Muhammadiyah 8 Gresik (Spem Eight) menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada 20–21 Oktober 2026 di Villa Pakis, Pacet, Mojokerto. Rangkaian kegiatan ini dilanjutkan dengan Outdoor Learning Activity (OLA) pada Rabu (21/10/2026) di Wisata Bernah De Vallei, Pacet, Mojokerto.
Mengusung tema “Kolaborasi Tanpa Batas untuk Kepemimpinan yang Berdampak Positif”, LDKS menjadi sarana pembinaan karakter bagi calon pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Spem Eight periode 2026–2027. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan keterampilan berorganisasi, tetapi juga menekankan pentingnya akhlak dalam kepemimpinan.
Melalui berbagai materi dan aktivitas kelompok, peserta dibekali pemahaman tentang tanggung jawab, kedisiplinan, komunikasi, kerja sama, serta kemampuan mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pengurus IPM dalam menjalankan amanah organisasi, menjadi teladan bagi teman sebaya, dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah.
Ketua IPM Spem Eight periode 2026–2027, Inez Bunga Zhafira, menyampaikan bahwa kegiatan LDKS menjadi kesempatan bagi para calon pengurus untuk belajar mengenali potensi diri sekaligus memahami arti kepemimpinan yang sesungguhnya.
“Bagi kami, menjadi pemimpin bukan sekadar memiliki jabatan atau memberikan arahan kepada orang lain. Kepemimpinan juga berarti mampu menjaga akhlak, bertanggung jawab, saling menghargai, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Kami berharap ilmu yang diperoleh melalui LDKS dapat diterapkan dalam menjalankan amanah IPM,” ungkap Inez.
Sementara itu, Ibu Siti Ummul Khoiroh, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menegaskan bahwa pembentukan pemimpin muda harus berjalan seiring dengan pembinaan karakter dan akhlak mulia. Pengurus IPM diharapkan mampu menjadi contoh dalam sikap, kedisiplinan, serta perilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan OLA di Bernah De Vallei menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual melalui pengalaman langsung di alam terbuka. Suasana di luar kelas memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperkuat kekompakan, membangun komunikasi, dan mengembangkan rasa saling percaya melalui aktivitas bersama.
Melalui kegiatan ini, Siti Ummul Khoiroh berharap lahir pengurus IPM yang berintegritas, berakhlak mulia, kreatif, dan mampu berkolaborasi tanpa batas. Dengan demikian, IPM tidak hanya menjadi wadah pengembangan kepemimpinan pelajar, tetapi juga motor penggerak kegiatan positif yang membawa dampak bagi seluruh warga sekolah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments