SMKS Muhammadiyah 4 (Smufour) Glenmore, Banyuwangi turut memeriahkan karnaval dengan mengangkat tema Petik Padi, Rabu (2/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, siswa menampilkan berbagai unsur budaya yang menggambarkan kehidupan masyarakat agraris.
Karnaval diawali dengan barisan pembawa banner sekolah. Selanjutnya, terdapat maskot yang membawa tulisan Muhammadiyah, diikuti barisan Pancasila serta foto Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Barisan Paskibra turut memeriahkan karnaval dengan membawa berbagai tulisan bertema kemerdekaan. Setelah itu, peserta menampilkan berbagai kesenian dan budaya yang berkaitan dengan tema Petik Padi.
Dalam penampilannya, siswa membawa tokoh budaya seperti Sri Tanjung, Dewi Sri, Marlena, Sakera, hingga budaya Blambangan. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas siswa dalam mengenalkan keberagaman budaya kepada masyarakat.
Kepala SMKS Muhammadiyah 4 Glenmore, Moh Zaki, S.Pd., mengapresiasi kreativitas dan antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan karnaval. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar sekaligus melestarikan budaya.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti karnaval ini. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar tentang budaya, tetapi juga mampu ikut melestarikannya,” ujarnya.
Persiapan karnaval dilakukan oleh siswa bersama guru dengan mempersiapkan berbagai perlengkapan, kostum, serta konsep penampilan. Persiapan tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian karnaval dapat berjalan dengan baik.
Antusiasme siswa terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan karnaval. Mereka mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan bekerja sama dalam menampilkan konsep yang telah dipersiapkan.
Melalui tema Petik Padi, SMKS Muhammadiyah 4 Glenmore berupaya mengenalkan budaya agraris sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal di kalangan pelajar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments