Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melakukan evaluasi sekaligus pendampingan terhadap Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan di Kabupaten Jepara pada Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah di daerah.
Forum tersebut menghadirkan jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, PDM Jepara, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jepara, Majelis Dikdasmen dan PNF tingkat daerah maupun cabang, serta para kepala AUM pendidikan se-Kabupaten Jepara. Selain melakukan evaluasi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sekolah Muhammadiyah, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi strategi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, memberikan berbagai masukan terkait penguatan tata kelola sekolah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta strategi pengembangan AUM pendidikan agar semakin unggul dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Kepala SMP Muhammadiyah Jepara, Feri Kurniawati, menyampaikan bahwa pendampingan dari PP Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah merupakan bentuk perhatian yang terus dilakukan untuk mendorong kemajuan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Jepara.
“Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jepara, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jepara, serta seluruh kepala AUM pendidikan di Kabupaten Jepara. Forum ini menjadi momentum penting untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan Muhammadiyah,” ujarnya.
Feri menjelaskan bahwa pendampingan tersebut bukan kali pertama dilakukan. Menurutnya, Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah secara berkelanjutan memberikan pembinaan agar AUM pendidikan di Jepara terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang unggul bagi bangsa maupun Persyarikatan.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian dalam forum tersebut adalah perkembangan SMP Muhammadiyah Jepara. Sekolah ini memperoleh apresiasi atas peningkatan yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir, khususnya dalam pengembangan kualitas sekolah dan kepercayaan masyarakat.
Meski demikian, Feri menegaskan bahwa apresiasi tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri.
“Kami bersyukur atas apresiasi yang diberikan. Namun, penghargaan ini tidak boleh membuat kami cepat puas ataupun sombong. Justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” katanya.
Ia menambahkan, Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah berharap capaian SMP Muhammadiyah Jepara dapat menjadi inspirasi bagi sekolah Muhammadiyah lainnya di Kabupaten Jepara untuk terus berkembang dan berkemajuan.
Kegembiraan atas capaian tersebut juga mendapat dukungan dari PDM Jepara, PCM Jepara, serta Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah tingkat daerah maupun cabang.
“Langkah-langkah kecil yang terus dibangun insyaallah akan menjadi bagian dari kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Jepara,” tutur Feri.
Kegiatan evaluasi dan pendampingan ini dihadiri antara lain oleh jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, yaitu Abdullah Mukti, Izul Muslimun, Agus Suroyo, Jamaludin, dan Fahrur. Hadir pula jajaran PDM Jepara, PCM Jepara, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM serta PCM Jepara, serta Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Tengah, Drs. Suwondo, M.Si.
Melalui kegiatan ini, Perwakilan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah melalui Abdullah Mukti berharap seluruh AUM pendidikan di Kabupaten Jepara terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan semakin dipercaya masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments