Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rakerpim Umsura Pacu Transformasi Menuju Universitas Bereputasi Global

Iklan Landscape Smamda
Rakerpim Umsura Pacu Transformasi Menuju Universitas Bereputasi Global
Rektor Umsura Prof. Mundakir menyampaikan paparan dalam Rakerpim di Hotel Santika Premier Gubeng. Foto: Ananda Athoillah/PWMU.CO
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) memasuki fase baru transformasi kelembagaan. Melalui Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) pada 20–21 Agustus 2026 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Umsura mematangkan strategi menuju universitas bereputasi global.

Mengusung tema “Melompat Bersama, Bergerak Terarah, Mewujudkan Universitas Bereputasi Global”, Rakerpim menjadi forum konsolidasi pimpinan untuk mengevaluasi capaian program strategis 2024–2026 sekaligus menetapkan prioritas pengembangan pada 2026–2027.

Rakerpim dihadiri Rektor Umsura Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., para wakil rektor, dekan, ketua program studi, kepala biro, lembaga, dan unit pelaksana teknis (UPT). Hadir pula Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umsura Dr. H. Saad Ibrahim, M.A dan Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM.

Dalam forum tersebut, Umsura menempatkan empat agenda sebagai penggerak utama transformasi: penguatan sumber daya manusia, internasionalisasi, digitalisasi, dan pengembangan bisnis.

Empat agenda ini dirancang saling menguatkan. SDM menjadi fondasi, internasionalisasi menjadi pengungkit reputasi, digitalisasi menjadi mesin integrasi tata kelola, sementara pengembangan bisnis diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan keberlanjutan institusi.

Guru Besar dan Prestasi Mahasiswa Terus Diperkuat

Penguatan sumber daya manusia menjadi fondasi pertama transformasi Umsura.

Peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan berjalan beriringan dengan penguatan mutu akademik serta penciptaan ekosistem yang mendorong mahasiswa berprestasi.

Salah satu capaian penting terlihat dari pertumbuhan jumlah Guru Besar. Umsura memiliki lima Guru Besar pada 2025 dan meningkat menjadi tujuh orang pada 2026.

Di sisi mahasiswa, Umsura mencatat 217 prestasi sepanjang 2026. Rinciannya, 195 prestasi individu dan 22 prestasi kelompok.

Prestasi tersebut terdiri atas 160 capaian tingkat nasional, 29 internasional, dan 28 regional.

Capaian itu memperlihatkan bahwa pengembangan SDM tidak berhenti pada peningkatan kapasitas internal kampus. Mahasiswa juga didorong tampil dan berkompetisi pada level yang lebih luas.

Dari sisi mutu akademik, Umsura mempertahankan 21 program studi berstatus Unggul. Ke depan, universitas menargetkan capaian tersebut tetap terjaga, sekaligus mendorong program studi berstatus Baik Sekali menuju Unggul dan mempercepat akreditasi program studi baru.

Agenda berikutnya adalah internasionalisasi. Umsura tidak hanya mengejar peningkatan jumlah mahasiswa asing. Mobilitas mahasiswa, kerja sama akademik, program double degree, prestasi internasional, dan kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri juga menjadi bagian dari strategi.

Jumlah mahasiswa asing meningkat dari 13 menjadi 18 mahasiswa. Jumlah tersebut diproyeksikan bertambah menjadi sekitar 30 mahasiswa melalui proses registrasi yang sedang berjalan.

Umsura juga tengah mengembangkan program double degree bersama mitra perguruan tinggi di Taiwan.

Jejaring internasional diperkuat melalui kerja sama dengan sejumlah institusi, antara lain Chung Hwa University of Medical Technology, Singapore Polytechnic, dan Minghsin University of Science and Technology (MUST).

Pada 2027, internasionalisasi diarahkan semakin luas, terutama melalui penguatan jejaring di Asia Timur, Asia Tengah, dan Asia Tenggara.

Targetnya bukan sekadar menambah jumlah kerja sama, tetapi menghadirkan kolaborasi yang menghasilkan mobilitas akademik, program pendidikan bersama, prestasi internasional, serta peningkatan eksposur Umsura dalam jejaring dan pemeringkatan pendidikan tinggi global.

SMPM 5 Pucang SBY

Rakerpim Umsura Pacu Transformasi Menuju Universitas Bereputasi Global
Foto: Istimewa

Digitalisasi Jadi Mesin Perubahan

Jika internasionalisasi membawa Umsura ke ruang global, digitalisasi menjadi mesin perubahan di dalam kampus.

Umsura telah menyusun roadmap transformasi digital secara bertahap: Digitized pada 2024, Integrated pada 2025, Digital Governance pada 2026, dan Smart and Integrated Campus pada 2027.

Hingga 2026, Umsura telah memiliki 108 aplikasi dan website terintegrasi. Sementara itu, repository universitas mencapai 8.622 dokumen.

Ekosistem digital tersebut menopang berbagai kebutuhan akademik dan tata kelola, mulai dari pembelajaran, sistem informasi akademik, administrasi, keuangan, perpustakaan, hingga pengelolaan data dan layanan universitas.

Pada 2027, fokus transformasi diarahkan pada penguatan integrasi sistem, pengembangan dashboard manajemen, otomatisasi layanan prioritas, dan peningkatan keamanan data.

Dengan demikian, digitalisasi tidak ditempatkan sekadar sebagai pemanfaatan teknologi. Lebih jauh, digitalisasi diarahkan untuk membangun tata kelola universitas yang terintegrasi, cepat, terukur, dan berbasis data.

Agenda keempat adalah pengembangan bisnis. Umsura mendorong unit usaha dan layanan agar semakin produktif sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian institusi sekaligus memperluas manfaat perguruan tinggi bagi masyarakat.

Salah satu fokusnya adalah Klinik Pratama Rawat Inap Umsura. Pada 2026, operasional layanan rawat inap telah tercapai. Tahap selanjutnya diarahkan pada akreditasi, penguatan sarana dan prasarana, pengembangan layanan, serta peluang kerja sama dengan BPJS.

Pengembangan klinik juga tidak dilepaskan dari fungsi pendidikan. Fasilitas tersebut dapat mendukung proses pembelajaran mahasiswa bidang kesehatan sekaligus menghadirkan layanan yang dibutuhkan masyarakat.

Karena itu, pengembangan bisnis Umsura diarahkan bukan semata-mata untuk menghasilkan pendapatan. Orientasinya adalah membangun ekosistem usaha yang tetap memiliki nilai akademik, sosial, dan kelembagaan.

Rakerpim 2026 menjadi titik temu antara capaian dan target baru Umsura. Empat agenda strategis—SDM, internasionalisasi, digitalisasi, dan pengembangan bisnis—menjadi pijakan untuk menerjemahkan tema “melompat bersama, bergerak terarah” ke dalam program kerja yang lebih konkret.

Fondasi akademik dan SDM terus diperkuat. Reputasi internasional didorong melalui jejaring dan kolaborasi global. Tata kelola dipacu menjadi semakin digital dan berbasis data. Sementara pengembangan bisnis diarahkan untuk memperkuat kemandirian serta keberlanjutan institusi.

Tahun 2027 pun menjadi fase penting. Target Smart and Integrated Campus menjadi salah satu tonggak transformasi digital sekaligus bagian dari agenda yang lebih besar untuk memperkuat posisi Umsura di tingkat nasional dan global.

Rakerpim juga menegaskan pentingnya kesamaan arah di seluruh lini pimpinan. Target universitas harus diterjemahkan menjadi program kerja, indikator kinerja, dan capaian nyata di setiap unit.

Sebab, universitas bereputasi global tidak lahir dari satu program dan tidak dibangun dalam satu malam. Ia tumbuh dari kualitas SDM, prestasi yang konsisten, jejaring internasional, tata kelola yang adaptif, teknologi yang terintegrasi, serta kemandirian institusi.

Dari Rakerpim inilah Umsura menegaskan satu arah: melompat bersama, bergerak terarah, dan mengubah target transformasi menjadi capaian yang terukur. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 21/08/2026 21:59
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu