MI Muhammadiyah 03 (MI Muga) Bulubrangsi mengawali rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penyampaian materi Kemadrasahan kepada murid baru di Aula MI Muga Bulubrangsi, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan madrasah sekaligus pembinaan karakter peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.
Materi Kemadrasahan disampaikan oleh Nur Amamah, S.Pd. melalui pendekatan komunikatif dan interaktif. Penyampaian materi dikemas dengan permainan edukatif, tepuk semangat, serta berbagai aktivitas pengenalan lingkungan madrasah agar murid baru lebih mudah beradaptasi dengan suasana belajar.
Dalam pemaparannya, Nur Amamah memperkenalkan profil MI Muga Bulubrangsi yang berdiri sejak 1958. Ia menjelaskan bahwa madrasah mengembangkan pembelajaran yang memadukan pendidikan keislaman dengan ilmu pengetahuan umum sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.
“Anak-anak harus bangga menjadi bagian dari MI Muga Bulubrangsi. Di sini kalian tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga dididik menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Nur Amamah juga menjelaskan bahwa MI Muga Bulubrangsi mengusung visi “Unggul, Berkarakter, dan Berbudaya Islam.” Menurutnya, visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pengembangan potensi akademik maupun nonakademik peserta didik.
Berbagai program madrasah turut diperkenalkan kepada murid baru, antara lain pembiasaan salat duha, tahfidz Al-Qur’an, pembelajaran terpadu antara mata pelajaran agama dan umum, serta penerapan 7 Kebiasaan Anak Hebat sebagai budaya positif di lingkungan madrasah.
Selain itu, peserta didik juga memperoleh informasi mengenai berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti Tapak Suci, Hizbul Wathan, panahan, melukis dan kaligrafi, seni tari, seni vokal, baca puisi, public speaking, hingga berbagai cabang olahraga sebagai sarana pengembangan minat dan bakat.
Selain mengenalkan profil dan program madrasah, materi Kemadrasahan juga membahas pentingnya membangun pola pikir yang terus berkembang (growth mindset) sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan. Nur Amamah mengajak murid baru untuk berani mencoba hal-hal baru, disiplin, kreatif, mampu bekerja sama, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
“Mental maju adalah kunci untuk menjadi pribadi yang sukses. Anak-anak harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat, berani bermimpi besar, memanfaatkan teknologi secara positif, dan menjadikan setiap kegagalan sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik. Dengan semangat itu, kita bisa membawa madrasah menjadi lebih maju, bermutu, bahkan mendunia,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa perkembangan madrasah tidak hanya dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh karakter peserta didik, semangat belajar, dan budaya positif yang dibangun bersama seluruh warga madrasah. Karena itu, ia mengajak setiap peserta didik untuk menjadi duta madrasah melalui prestasi, akhlak mulia, serta kepedulian terhadap sesama.
Menutup materi, Nur Amamah berharap murid baru dapat memahami sejarah, visi, serta berbagai program MI Muga Bulubrangsi sehingga memiliki motivasi untuk belajar, mengembangkan potensi diri, dan membangun karakter Islami selama menempuh pendidikan di madrasah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments