Suasana lapangan SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik yang beralamatkan di Jalan KH Kholil No. 90, Gresik, Jawa Timur sore hari tersebut tampak berbeda dari hari hari biasanya. Wajah wajah antusias dan penuh semangat tampak jelas terpancar dari 126 siswa kelas VII berseragam Hizbul Wathan (HW) memadati area sekolah untuk mengikuti pembukaan kegiatan Kemah Akhir Pekan (Kemahiran) Jum’at (28/8/2026).
Kegiatan edukatif berbasis kepanduan ini bukan hanya sekedar rutinitas belaka, bapak ibu guru panitia kegiatan sudah merancang secera khusus untuk menggembleng fisik dan mental generasi alpha agar menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan berjiwa kepemimpinan sesuai dengan visi Spemutu Gresik yang berbunyi mewujudkan Generasi techlifeskill yang berakhlakul Karimah.
Apel pembukaan Kemahiran yang dibuka, tepat pukul 15.00 Win tersebut dihadiri langsung oleh Mukromin Latif SPd selaku ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan Gresik yang sekaligus bertindak sebagai Pembina apel.
Dalam amanatnya, pria yang juga menjabat sebagai Kepala SMK Muhammadiyah 1 Gresik tersebut memberikan penekanan tentang pentingnya pembentukan karakter di era modern terutama melalui gerakan kepanduan HW. Ia juga menyampaikan bahwa Kemahiran bukan sekadar kegiatan rutin tahunan atau sarana rekreasi sekolah, melainkan sebagai wadah penanaman nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial.
“Di era saat ini, gerakan kepanduan HW memang mengalami tantangan yang tidak mudah. Menurut data, remaja saat ini lebih banyak menyukai kegiatan yang bersifat hedonis sehingga tidak menutup terjadinya degradasi moral dan kompetensi. Sehingga melalui kegiatan kemahiran ini melalui berbagai tantangan yang diberikan oleh bapak ibu guru panitia,para siswa dilatih untuk keluar dari zona nyaman serta belajar menyelesaikan masalah secara mandiri maupun berregu,” tegasnya.
Ia berharap, rangkaian kegiatan Kemahiran dirancang secara terstruktur dan terpadu ini menjadi bekal bagi siswa Spemutu di masa mendatang.
Asah Kemampuan Siswa
Tanggapan positif datang dari para walikelas siswa kelas VII peserta Kemahiran. Arnindy Meinar W SPd MPd contohnya, ia bangga terhadap anak didiknya yang dapat mengikuti kegiatan kemahiran tahun 2026 ini.
Bagi guru seni budaya tersebut, aktivitas kemahiran ini menjadi ujian awal untuk anak anak dalam mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kreatif, berkolaborasi dan berpikir kritis sesuai dengan kemampuan siswa abad 21.
Sebagai informasi, Kegiatan kemahiran yang direncanakan berlangsung 28-29 Agustus 2026 ini diisi dengan kegiatan yang mengasyikan, menyenangkan, mendalam serta berkelanjutan seperti agenda tadabur alam, kemudian dilanjutkan salat Tahajud berjamaah, mengaji pagi, olahraga pagi, baris berbaris hingga outbound sebelum ditutup pukul 10.00 Wib keesokan harinya.
Melalui pengalaman berharga selama dua hari ini, diharapkan para siswa tidak hanya membawa pulang kenangan manis, tetapi juga menginternalisasi sikap disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments