Mengenalkan potensi desa tidak hanya dilakukan melalui kegiatan secara langsung. Tetapi juga dengan menghadirkan media informasi yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Hal tersebut dilakukan KKN Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 73 Desa Dalisodo melalui pembuatan Peta Pemetaan Aset Dusun Bedali dan Sistem Informasi Kegiatan KKN, Rabu (26/8/2026).
Peresmian dilakukan oleh Kepala Dusun Bedali, Suprapto, dan ditandai dengan penandatanganan bersama Rahmatul Ajhar. Ia merupakan Ketua KKN MAs Kelompok 73 sekaligus mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton.
Media Informasi dan Dokumentasi
sPeta pemetaan aset Dusun Bedali memuat batas wilayah, akses jalan, serta berbagai aset dan potensi yang dimiliki masyarakat.
Informasi tersebut mencakup UMKM, peternakan, tempat wisata, sekolah, hingga tempat ibadah. Peta ini diharapkan dapat menjadi media informasi dan dokumentasi bagi masyarakat maupun pemerintah desa.
Di sisi lain, Mahasiswi Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Nadya Fefbrianti, menyebut peta ini menunjukkan batas wilayah, akses jalan, serta berbagai aset dan potensi Dusun Bedali. Mulai dari UMKM, peternakan, tempat wisata, sekolah, dan tempat ibadah.
“Peta ini diharapkan dapat menjadi media informasi dan dokumentasi bagi masyarakat dan pemerintah desa, serta menjadi daya tarik wisatawan” ujar anggota KKN MAs Kelompok 73 itu.
Selain peta aset, mahasiswa juga menghadirkan Sistem Informasi Kegiatan KKN. Website tersebut memuat informasi dan dokumentasi berbagai kegiatan mahasiswa selama melaksanakan KKN MAs di Desa Dalisodo.
“Website ini berisi sistem informasi dan dokumentasi kegiatan kami selama KKN di Desa Dalisodo. Harapannya, website ini bisa menjadi daya tarik” ujar Anisa Adelta, mahasiswi Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung sekaligus anggota KKN MAs Kelompok 73.
Apresiasi dari Kepala Dusun Bedali
Suprapto mengapresiasi sekaligus mendukung program yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN MAs Kelompok 73. Menurutnya, keberadaan peta aset dan sistem informasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi media edukasi bagi generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung program yang telah dilaksanakan. Program ini bisa menjadi edukasi kepada penerus bangsa, terutama di Desa Dalisodo. Sehingga dapat meningkatkan semangat anak didik untuk belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada mahasiswa KKN MAs Kelompok 73. “Semoga ke depan adik-adik mahasiswa menjadi orang sukses yang berguna bagi nusa dan bangsa” lanjutnya.
Melalui kedua program tersebut, KKN MAs Kelompok 73 berharap potensi Dusun Bedali semakin dikenal, terdokumentasi, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat serta pemerintah desa.





0 Tanggapan
Empty Comments