Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Melalui Bedah Buku, SMPM Jipat Karangasem Dorong Budaya Literasi

Iklan Landscape Smamda
Melalui Bedah Buku, SMPM Jipat Karangasem Dorong Budaya Literasi
Foto bersama guru dan siswa SMPM jipat dengan Ami, penulis buku "Kukira Kau Obat, Ternyata Patah Hati Terhebat" (Nada Kurnia Shoifi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Upaya menumbuhkan minat literasi siswa dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. SMP Muhammadiyah (SMPM) Jipat Karangasem melaksanakan kegiatan seminar literasi berupa bedah buku menjelang pengambilan rapor semester ganjil pada hari Kamis (18/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran alternatif di luar kelas bagi para siswa.

Seminar literasi ini dilaksanakan di Aula KH. M. Yasin Syamsuri, LKSA Yatim Karangasem Jetak, Paciran. Buku yang dibedah adalah novel Ku Kira Kau Obat, Ternyata Patah Hati Terhebat karya Ade Rima Miranti. Panitia menghadirkan langsung penulis novel tersebut untuk berdialog dengan siswa. Ade Rima Miranti, yang akrab disapa Kak Ami, berinteraksi secara langsung dengan peserta melalui diskusi dan sesi tanya jawab.

Kegiatan tetap berlangsung meskipun hujan turun sejak pagi hari. Para siswa hadir dan mengikuti acara hingga selesai. Selama kegiatan, peserta menyimak pemaparan narasumber, mencatat poin-poin penting, serta mengajukan pertanyaan terkait isi buku maupun proses penulisan. Diskusi berlangsung tertib dan interaktif.

Dalam pemaparannya, Kak Ami menjelaskan latar belakang penulisan novel, proses kreatif yang dilalui, serta pengalaman pribadi yang menginspirasi cerita. Ia juga menyampaikan bagaimana sebuah ide dapat berkembang menjadi karya tulis yang utuh. Penjelasan tersebut membantu siswa memahami bahwa menulis tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga kepekaan dalam mengolah pengalaman dan perasaan.

Salah satu peserta, Nazaha Banafsah, menyampaikan ketertarikannya mengikuti kegiatan tersebut.

SMPM 5 Pucang SBY

“Aku deg-degan banget mau ketemu penulisnya. Nanti mau minta tanda tangan juga, di novelnya,” ujarnya. Pernyataan tersebut menunjukkan ketertarikan siswa terhadap kegiatan literasi yang menghadirkan penulis secara langsung.

Melalui kegiatan bedah buku ini, siswa tidak hanya diajak membaca, tetapi juga memahami isi bacaan secara lebih mendalam. Mereka belajar mengaitkan cerita dengan pengalaman sehari-hari serta melihat buku sebagai sarana refleksi. Kegiatan ini juga memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat dan pertanyaan secara terbuka.

Seminar literasi ini merupakan bagian dari program sekolah dalam mengembangkan budaya literasi. SMPM Jipat Karangasem berupaya mendorong siswa untuk terbiasa membaca, memahami, dan mendiskusikan bacaan. Melalui kegiatan bedah buku, sekolah berharap minat baca dan kemampuan berpikir kritis siswa dapat terus berkembang. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu