Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengenal Rasulullah, Meneladani Akhlaknya: SD Muhammadiyah 4 Zamzam Hidupkan Muhammad InspirasiKu

Iklan Landscape Smamda
Mengenal Rasulullah, Meneladani Akhlaknya: SD Muhammadiyah 4 Zamzam Hidupkan Muhammad InspirasiKu
Siswa Siswi SD Zamzam tampak antusias menyimak materi dari Bapak Choiroer Rofiq SAg MPd dalam kegiatan Muhammad InspirasiKu, Jumat (28/8/2026). (Realita Tataguna/PWMU.CO).
pwmu.co -

Mengenalkan sosok Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak tidak cukup hanya melalui cerita tentang perjalanan hidup beliau.

Keteladanan Rasulullah perlu dihadirkan dalam keseharian agar nilai-nilai akhlak mulia tumbuh menjadi karakter peserta didik.

Semangat itulah yang dihidupkan SD Muhammadiyah 4 Zamzam melalui kegiatan Muhammad InspirasiKu, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Mengenal Lebih Dekat Sosok Nabi Muhammad SAW, dan Meneladani Akhlaknya” ini menghadirkan Choiroer Rofiq SAg MPd, Guru PAI di SD Mumtaz

Agenda ini dikemas dalam rangkaian aktivitas keagamaan, kebersamaan, pembelajaran Sirah Nabawiyyah, hingga menikmati makanan tradisional bersama.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan shalat Dhuha di kelas masing-masing bersama wali kelas dan partner.

Pembiasaan ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter religius siswa sekaligus mengajarkan bahwa mengenal Rasulullah harus diwujudkan dengan kecintaan terhadap ibadah.

Dari Shalat Dhuha hingga Mengenal Rasulullah

Setelah persiapan kegiatan, siswa berkumpul di halaman SD Muhammadiyah 4 Zamzam untuk mengikuti pembukaan.

Rangkaian acara diisi dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan kepala sekolah, cerita inspiratif, pembacaan doa, dan penutup.

Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam Muhammad Anas Fikri MAP menyampaikan bahwa kegiatan Muhammad InspirasiKu diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Menurrutnya, mengenal Nabi Muhammad SAW bukan hanya mengetahui sejarah kehidupan beliau, tetapi bagaimana kita menjadikan Rasulullah sebagai inspirasi dalam bersikap.

“Anak-anak perlu belajar bahwa kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, dan kepedulian merupakan akhlak Rasulullah yang harus kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari” terangnya.

Lebih lanjut, Anas berujar bahwa pendidikan karakter di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.

Nilai tersebut sejalan dengan spirit pendidikan Muhammadiyah yang menempatkan pembentukan manusia beriman, berilmu, dan berakhlak sebagai bagian penting dari proses pendidikan.

Semangat amar ma’ruf nahi munkar pun dapat ditanamkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan siswa setiap hari.

Klepon: Tradisi Kecil Penuh Makna

Ada hal menarik dalam kegiatan Muhammad InspirasiKu. Setelah mengikuti rangkaian pembukaan, siswa menikmati klepon sebagai makanan tradisional.

Makanan sederhana berwarna hijau dengan isian gula merah itu bukan sekadar kudapan. Momentum makan bersama menjadi ruang untuk belajar tentang kebersamaan, berbagi, menjaga adab makan, serta mensyukuri nikmat Allah SWT.

SMPM 5 Pucang SBY

Guru mendampingi siswa agar makan dengan tertib, tidak berlebihan, serta membiasakan membaca doa sebelum dan sesudah makan.

Dari kegiatan sederhana tersebut, anak-anak belajar bahwa akhlak Rasulullah juga tercermin dalam perkara-perkara kecil.

Di sisi lain, Kepala Urusan Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah 4 Zamzam Ayu Wulandari SPd menjelaskan tujuan kegiatan Muhammad InspirasiKu ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang agar siswa dapat belajar tentang Rasulullah dengan suasana yang dekat dengan dunia anak.

“Kami ingin anak-anak mengenal Rasulullah dengan cara yang menyenangkan. Karena itu, kegiatan tidak hanya berupa materi, tetapi juga pembiasaan ibadah, cerita inspiratif, makan bersama, dan aktivitas yang membuat anak merasa dekat dengan nilai-nilai keteladanan Rasulullah” tegasnya.

Ia menambahkan, pembelajaran tentang Nabi Muhammad SAW diharapkan mampu mendorong siswa untuk menerapkan akhlak Rasulullah di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Sirah Nabawiyyah Jadi Ruang Refleksi

Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi Sirah Nabawiyyah yang disampaikan oleh guru ISMUBA di kelas masing-masing.

Siswa diajak mengenal lebih dekat kehidupan Rasulullah SAW, mulai dari perjuangan dakwah hingga akhlak beliau dalam menghadapi berbagai keadaan.

Pembelajaran Sirah Nabawiyyah menjadi semakin bermakna ketika siswa tidak hanya diajak mengingat peristiwa sejarah, tetapi juga menemukan nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan.

Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Keempat sifat tersebut dapat diterjemahkan dalam kehidupan anak-anak: berkata jujur, dapat dipercaya, berani menyampaikan kebaikan, serta rajin belajar dan menggunakan kecerdasan untuk hal yang bermanfaat.

Semangat ini juga selaras dengan karakter pendidikan Muhammadiyah yang memadukan iman, ilmu, dan amal. Pengetahuan tentang Rasulullah tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diharapkan melahirkan tindakan nyata.

Rangkaian Muhammad InspirasiKu di SD Muhammadiyah 4 Zamzam akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda peringatan. Ia menjadi ruang pendidikan karakter yang mempertemukan ibadah, ilmu, budaya, kebersamaan, dan keteladanan.

Sebab, mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan memperbanyak ucapan shalawat, tetapi juga berusaha menghadirkan akhlaknya dalam kehidupan.

Dari kelas-kelas di SD Muhammadiyah 4 Zamzam, semangat itu ditanamkan: mengenal Rasulullah, mencintainya, lalu berusaha meneladani akhlaknya dalam setiap langkah.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 29/08/2026 21:02
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu