Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menilik Pembiasaan Literasi Mahasiswa Umsura di SMPN 54 Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Menilik Pembiasaan Literasi Mahasiswa Umsura di SMPN 54 Surabaya
Suasana program pembiasaan sebelum pembelajaran “Pagi Bermakna Spenmapat” SMP Negeri 54 Surabaya bersama Mahasiswa PLP Umsura. (Alfi Nuril Lailatul Aminin/PWMU.CO).
pwmu.co -

SMP Negeri 54 Surabaya memiliki program pembiasaan sebelum pembelajaran yang dikemas dalam kegiatan “Pagi Bermakna Spenmapat”.

Program yang dilaksanakan setiap pagi ini memadukan tiga kegiatan utama, yaitu literasi, pembiasaan religius, dan penanaman sikap toleransi.

Selama pelaksanaan PLP di SMP Negeri 54 Surabaya, kelompok PLP Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) turut mengamati sekaligus terlibat secara langsung dalam pelaksanaan program tersebut.

Kegiatan “Pagi Bermakna Spenmapat” dilaksanakan secara bergantian berdasarkan jadwal masing-masing kelas sehingga seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan menyesuaikan kapasitas fasilitas sekolah.

Bangun Kebiasaan, Perluas Wawasan

Salah satu kegiatan dalam program tersebut adalah literasi yang dilaksanakan di perpustakaan sekolah.

Peserta didik yang memperoleh jadwal literasi diarahkan menuju perpustakaan sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung. Dalam pelaksanaannya, kelompok PLP UMSurabaya turut membantu mengarahkan peserta didik serta menjaga ketertiban selama kegiatan.

Di perpustakaan, peserta didik diberikan kesempatan untuk membaca berbagai bahan bacaan sesuai dengan minat dan kebutuhannya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam membangun kebiasaan membaca sekaligus memperluas wawasan dan pengetahuan peserta didik.

Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mendukung pengembangan budaya literasi di lingkungan sekolah.

Selain literasi, “Pagi Bermakna Spenmapat” juga diisi dengan pembiasaan religius, seperti salat duha dan mengaji bagi peserta didik Muslim.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergantian karena kapasitas musala sekolah belum dapat menampung seluruh peserta didik dalam waktu yang bersamaan.

Kelompok PLP UMSurabaya turut membantu mengatur barisan dan mendampingi peserta didik selama kegiatan berlangsung.

Upaya Sekolah Bentuk Ibadah Khusyuk

Kepala SMP Negeri 54 Surabaya, H M Jemadi SAg MA MPd, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan secara bergantian juga berkaitan dengan upaya sekolah menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk.

“Awalnya itu memang kita salat di lapangan. Di lapangan menurut saya kekhusyukannya kurang. Bukan berarti kita tidak menghargai tanahnya Allah, tetapi rasa khusyuknya berbeda kalau dilaksanakan di masjid” terangnya.

Berdasarkan pengaturan yang diterapkan sekolah, peserta didik kelas VII memperoleh jadwal kegiatan pada hari Selasa, kelas VIII pada hari Rabu, dan kelas IX pada hari Kamis.

Sistem tersebut diterapkan untuk menyesuaikan jumlah peserta didik dengan kapasitas fasilitas yang tersedia sehingga kegiatan dapat berlangsung secara lebih tertib.

Pembiasaan keagamaan di SMP Negeri 54 Surabaya juga mencakup salat Jumat dan salat berjamaah. Karena keterbatasan tempat, pelaksanaan salat berjamaah dibagi ke dalam beberapa sesi.

Dalam kegiatan tersebut, kelompok PLP UMSurabaya turut membantu menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan kegiatan di lingkungan sekolah.

SMPM 5 Pucang SBY

Selain salat dan mengaji, sekolah juga memiliki kegiatan pembiasaan menulis Al-Qur’an. Peserta didik diberikan buku atau lembar tulisan Al-Qur’an yang kemudian ditulis ulang dengan mengikuti tulisan yang telah tersedia.

Program tersebut menargetkan peserta didik dapat menyelesaikan satu juz dalam satu tahun dengan materi yang mencakup Juz 28, 29, dan 30.

Jemadi menjelaskan bahwa kegiatan menulis Al-Qur’an tidak hanya ditujukan untuk melatih keterampilan menulis. Namun harapannya dapat membantu proses menghafal Al-Qur’an.

“Harapannya sambil dia menulis, dia menghafal. Jadi anak-anak itu menghafal Juz ‘Amma dan Juz 28, 29” terang Jemadi.

Perhatikan Keberagaman Agama

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, kelompok PLP UMSurabaya turut mendampingi peserta didik ketika mengerjakan tugas menulis Al-Qur’an di kelas.

Keterlibatan tersebut memberikan kesempatan bagi kelompok PLP untuk melihat secara langsung proses pembiasaan keagamaan yang diterapkan oleh sekolah.

Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan keagamaan di SMP Negeri 54 Surabaya juga memperhatikan keberagaman agama peserta didik.

Ketika peserta didik Muslim mengikuti kegiatan keagamaan, peserta didik non-Muslim diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing.

Sekolah memfasilitasi kegiatan tersebut di perpustakaan dengan pendampingan dari guru dan kelompok PLP UMSurabaya.

Fasilitasi tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan nilai toleransi di lingkungan sekolah.

Melalui pembiasaan yang dilakukan secara berdampingan, peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memahami dan menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Tetapi juga belajar menghormati perbedaan keyakinan yang ada di lingkungan sekolah.

Selain kegiatan rutin, kelompok PLP UMSurabaya juga turut terlibat dalam kegiatan insidental seperti Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah.

Keterlibatan kelompok PLP UMSurabaya dalam berbagai kegiatan tersebut memberikan gambaran secara langsung mengenai penerapan pembiasaan karakter di SMP Negeri 54 Surabaya.

Program “Pagi Bermakna Spenmapat” menunjukkan bahwa waktu sebelum pembelajaran dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk membangun kebiasaan positif melalui kegiatan literasi, religius, dan toleransi.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 06/09/2026 09:40
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu