Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menjaga Selera dan Fisik Jemaah Haji Lansia di Tanah Suci Melalui Kaleng Rendangmu

Iklan Landscape Smamda
Menjaga Selera dan Fisik Jemaah Haji Lansia di Tanah Suci Melalui Kaleng Rendangmu
Kaleng Rendangmu menjaga selera dan fisik jemaah haji lansia di tanah suci (Foto: dok/PWMU.CO)
pwmu.co -

Menjaga selera dan fisik jemaah haji lanjut usia (lansia) selama di tanah suci memang jadi persoalan tersendiri. Terutama soal rasa jenuh terhadap menu katering yang sering kali seragam. Di tengah situasi tersebut, inovasi logistik pangan berbasis filantropi mulai menunjukkan dampak nyata dengan kaleng Rendangmu.

Penurunan nafsu makan saat berhaji bukan sekadar urusan lidah. Melainkan ancaman bagi kondisi fisik jemaah yang harus menghadapi padatnya prosesi ibadah.

“Bagi kami, pengalaman konsumsi langsung di Makkah khususnya saat Armuzna, atau Arofah, Muzdalifah, dan Minamenjadi bukti bahwa Rendangmu bukan sekadar produk olahan daging kurban. Ini adalah produk kemanusiaan yang memenuhi unsur kualitas, keamanan pangan, dan kemanfaatan nyata,” ujar Agus Sudarwanto, S.KM, Wakil Ketua Bidang Perhimpunan dan Kerja Sama Lazismu Surabaya, saat dihubungi langsung dari Arab Saudi.

Paket rendang siap santap dalam kemasan kaleng ringkas itu kini menjadi alternatif krusial. Terutama saat nafsu makan jemaah menurun akibat kelelahan atau ketidakcocokan selera. Pasokan protein yang familier dengan lidah Nusantara terbukti mampu membangkitkan energi mereka kembali.

Menurut Agus Sudarwanto, katering di tanah suci menunya relatif seragam setiap hari. Jadi banyak jemaah lansia yang mulai bosan dan nafsu makannya drop.

“Di sinilah Rendangmu masuk jadi solusi nyata. Rasanya akrab di lidah, dagingnya empuk. Jadi sangat membantu menjaga stamina jemaah, terutama yang sudah lansia asal Jawa Timur, agar tetap fit selama menjalani ibadah yang padat,” lanjut Agus

Dampak psikologis ini sangat dirasakan oleh rombongan jemaah lansia asal Jawa Timur. Karakter bumbu yang kaya rempah dan gurih memberikan rasa nyaman yang mendekatkan mereka dengan rumah.

Layanan pangan alternatif ini terekam jelas dalam wawancara jarak jauh pada Jumat malam (5/6). Evaluasi langsung dari lapangan ini menjadi pijakan penting bagi Lazismu Surabaya untuk mematangkan program pengalengan daging kurban dan optimalisasi dana Ziswaf sekembalinya mereka ke tanah air.

SMPM 5 Pucang SBY

Jemaah haji saat bersilaturahmi dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Agus S/PWMU.CO)
Jemaah haji saat bersilaturahmi dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Agus S/PWMU.CO)

Kemudahan membuka kemasan tanpa perlu proses memasak ulang dinilai sangat relevan dengan situasi Armuzna yang menuntut efisiensi waktu tinggi. Jemaah tidak perlu kebingungan mencari lauk tambahan di tengah padatnya massa.

Kendati sukses menjadi solusi darurat di pemondokan, sejumlah catatan strategis langsung dicatat untuk pembenahan ke depan. Lazismu Surabaya melihat adanya kebutuhan mendesak untuk memperluas edukasi dan sosialisasi program ini sejak dini.

“Perlu adanya sosialisasi dan kolaborasi dengan KBIHU Muhammadiyah. Tujuannya supaya setiap jemaah kalau bisa sudah mendapatkan paket kaleng Rendangmu sebelum berangkat, termasuk sosialisasi atas realisasi pembayaran Dam Hadyu yang dilewatkan melalui Lazismu,” tutur Agus secara lugas.

Langkah hilirisasi hasil kurban ini sekaligus mengubah cara pandang tradisional terhadap pengelolaan dana umat. Dana ZISKA tidak lagi sekadar habis untuk program sosial sesaat. Melainkan menjelma menjadi produk logistik inovatif yang manfaatnya terbawa hingga ke mekanisme ibadah internasional.

Sistem perencanaan produksi berbasis kebutuhan penerima manfaat kini mulai dirancang ulang demi akurasi distribusi. Diversifikasi menu olahan daging juga menjadi target inovasi berikutnya agar jemaah memiliki lebih banyak pilihan variasi makanan di masa mendatang.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 06/06/2026 18:40
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu