Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai pelaksanaan Mom & Kids Camp Pandu Tunas Athfal Kecamatan Sugio yang digelar di kawasan wisata alam Sendangwangi, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad Aisyiyah ke-109 ini diikuti ratusan peserta dari anak-anak PAUD/TK beserta para ibu pendamping, guru, dan pengurus Aisyiyah.
Sejak pagi hari, tepatnya pukul 06.00 WIB, para peserta mulai berdatangan dan berkumpul di halaman Kompleks Masjid Sabilillah Sugio Lamongan. Dengan mengenakan seragam dan atribut Hizbul Wathan, anak-anak tampak antusias menyambut kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut.
Tepat pukul 07.00 WIB, rombongan peserta diberangkatkan menuju lokasi kegiatan menggunakan tiga armada bus. Perjalanan menuju kawasan wisata Sendangwangi Merakurak Tuban ditempuh dengan santai selama hampir dua jam. Sepanjang perjalanan, suasana penuh kegembiraan terlihat dari wajah para peserta Pandu Tunas Athfal yang tidak sabar mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan panitia.
Sesampainya di lokasi, seluruh peserta berkumpul untuk mendapatkan pengarahan dan informasi mengenai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan. Sebelum memasuki area wisata, para peserta terlebih dahulu mengabadikan momen kebersamaan dengan foto bersama di depan gerbang lokasi wisata.
Setelah itu, peserta memasuki arena kegiatan untuk mengikuti acara pembukaan. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang mampu menggabungkan unsur pendidikan, rekreasi, dan penguatan karakter bagi anak usia dini.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi dan praktik pendirian tenda oleh masing-masing lembaga TK dan PAUD peserta. Kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari Kwartir Daerah Hizbul Wathan Lamongan dan Dewan Sugli Wilayah Jawa Timur.
Suasana semakin meriah ketika anak-anak dengan penuh semangat mencoba mendirikan tenda bersama guru dan disaksikan para orang tua. Kelompok yang berhasil mendirikan tenda lebih dahulu langsung menyemarakkan suasana dengan meneriakkan yel-yel dan tepuk Hizbul Wathan yang disambut riuh tepuk tangan peserta lainnya.
Seteleh kegiatan pendirian tenda selesai, peserta beristirahat untuk melaksanakan salat, makan siang, dan bersiap mengikuti kegiatan berikutnya.
Tepat pukul 12.30 WIB, peserta dibagi ke dalam dua kelompok kegiatan yang berbeda. Anak-anak Pandu Tunas Athfal mengikuti berbagai aktivitas outbound, permainan edukatif, dan jelajah lingkungan yang dipandu oleh tim Kwartir Daerah Hizbul Wathan Lamongan bersama Dewan Sugli Wilayah Jawa Timur.
Sementara itu, para orang tua, guru, dan pimpinan Aisyiyah mengikuti Talk Show Parenting bertema “Wujudkan Mama dan Anak Hebat.” Kegiatan ini menghadirkan Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi, dan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Lamongan, Bunda Diyana Mufidati, sebagai narasumber.
Dalam talk show tersebut, peserta mendapatkan berbagai wawasan tentang pola asuh anak, pendidikan karakter, serta pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat dan positif sejak usia dini.
Keceriaan anak-anak semakin lengkap setelah seluruh rangkaian outbound dan jelajah lokasi selesai. Mereka kemudian bersama-sama mengikuti kegiatan renang di area wisata dengan pengawasan ketat dari guru dan orang tua pendamping.
Gelak tawa dan keceriaan anak-anak terdengar memenuhi area kolam renang. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan sekaligus memberikan pengalaman menyenangkan bagi seluruh peserta.
Tepat pukul 16.00 WIB, seluruh peserta bersiap meninggalkan lokasi kegiatan dan kembali ke Sugio. Meski tampak lelah setelah seharian beraktivitas, wajah-wajah bahagia terlihat dari anak-anak maupun para orang tua yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
Sebagai kegiatan perdana, Mom & Kids Camp Pandu Tunas Athfal Kecamatan Sugio memberikan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta. Selain menjadi sarana rekreasi dan pembelajaran, kegiatan ini juga berhasil mempererat hubungan antara anak, orang tua, guru, dan organisasi dalam suasana yang penuh kebersamaan, kegembiraan, dan nilai-nilai pendidikan karakter.
Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai wadah pembinaan generasi usia dini yang sehat, mandiri, ceria, dan berakhlak mulia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments