Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad ke-109 Aisyiyah Jadi Momentum Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Ketahanan Keluarga

Iklan Landscape Smamda
Milad ke-109 Aisyiyah Jadi Momentum Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Ketahanan Keluarga
Milad ke-109 Aisyiyah Jadi Momentum Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Ketahanan Keluarga
pwmu.co -

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan bahwa Milad ke-109 Aisyiyah harus menjadi momentum untuk memperbarui semangat dakwah kemanusiaan sekaligus memperkuat komitmen agar dakwah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah (PWA) Aisyiyah Jawa Tengah di Wonder Park, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional melalui Jambore Dakwah Kemanusiaan tersebut diikuti sekitar 670 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Salmah mengapresiasi penyelenggaraan Jambore Dakwah Kemanusiaan yang dinilai sebagai inovasi dakwah yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

“Milad harus menjadi momentum memperbarui semangat dakwah kemanusiaan sekaligus mengokohkan komitmen agar dakwah yang dilakukan benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.”

Menurutnya, sejak awal berdiri Aisyiyah selalu hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai amal usaha, seperti lembaga pendidikan dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, koperasi, serta Pos Bantuan Hukum.

Salmah menegaskan bahwa dakwah Aisyiyah harus dilandasi hikmah, kasih sayang, dan mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat sebagaimana pesan Al-Qur’an dalam Surah An-Nahl ayat 125.

Dalam kesempatan tersebut, Salmah juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan berbagai mitra strategis yang terus memperkuat kolaborasi bersama Aisyiyah.

Menurutnya, dakwah kemanusiaan tidak dapat dijalankan secara sendiri, tetapi memerlukan sinergi dengan berbagai pihak.

Ia mencontohkan kerja sama PWA Jawa Tengah dengan sejumlah mitra, termasuk sektor perbankan dan lembaga pemerintah, sebagai bagian dari penguatan program dakwah berbasis masyarakat.

Salmah memberikan apresiasi khusus kepada PWA Jawa Tengah yang menginisiasi Jambore Dakwah Kemanusiaan dengan melibatkan para mubalighat dan pendamping keluarga.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama lahirnya masyarakat yang sejahtera sekaligus peradaban yang maju.

“Jawa Tengah menunjukkan bahwa dakwah yang paling utama dimulai dari keluarga. Keluarga merupakan pilar utama lahirnya masyarakat yang sejahtera dan peradaban yang maju,” katanya.

Karena itu, dakwah tidak cukup dilakukan melalui ceramah, tetapi juga diwujudkan melalui pendampingan, keteladanan, dan pemberian solusi terhadap berbagai persoalan keluarga.

Dalam sambutannya, Salmah juga menekankan pentingnya pengembangan konsep Qaryah Thayyibah sebagai basis pembangunan masyarakat.

Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya bertujuan membentuk keluarga sakinah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang religius, damai, sehat, mandiri secara ekonomi, memiliki kesadaran politik, serta mampu mengurangi kemiskinan melalui semangat gotong royong.

Ia menjelaskan bahwa Qaryah Thayyibah merupakan program yang terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kerja sama bersama Kementerian Desa dalam pengembangan desa-desa berbasis pemberdayaan masyarakat.

Salmah berharap Jambore Dakwah Kemanusiaan menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkuat jejaring dakwah, serta melahirkan lebih banyak praktik baik di tingkat cabang, ranting, dan desa.

Ia juga menegaskan komitmen Aisyiyah dalam mendukung pembangunan desa melalui penguatan keluarga, pendidikan anak usia dini, serta pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Menutup sambutannya, Salmah mengajak seluruh mubalighat Aisyiyah untuk terus memperkuat dakwah dan pendampingan kepada masyarakat.

“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita, menguatkan keikhlasan kita, dan menerima seluruh amal dakwah yang kita lakukan,” tutupnya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 29/06/2026 19:31
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu