Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali membuka Monaco (Moehi National Competition) #11 Tahun 2026, ajang kompetisi pelajar tingkat nasional yang menjadi bagian dari rangkaian Milad SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Pendaftaran dibuka mulai 19 Juni hingga 3 Agustus 2026, sedangkan perlombaan akan berlangsung pada 19–22 Agustus 2026.
Opening Ceremony dijadwalkan pada 20 Agustus 2026, sementara Closing Ceremony akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 di Graha SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Mengusung tema “Conquer the Galaxy, Appear as the Starlight“, Moncao #11 mengundang pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti beragam kompetisi akademik maupun nonakademik yang diselenggarakan secara daring, luring, hybrid, dan semi-hybrid.
Informasi mengenai panduan pelaksanaan serta pendaftaran dapat diakses melalui media resmi panitia. Ajang ini juga memperebutkan piala bergilir dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Selain itu, para pemenang akan memperoleh medali, piagam tingkat nasional, dan total hadiah puluhan juta rupiah.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., mengatakan bahwa kompetisi merupakan salah satu sarana pendidikan yang dapat mengembangkan potensi sekaligus membentuk karakter peserta didik.
“Kompetisi yang sehat mampu meningkatkan motivasi belajar, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta keterampilan memecahkan masalah. Selain itu, kompetisi juga melatih mental tangguh, sportivitas, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia berharap Monaco #11 menjadi wadah bagi pelajar Indonesia untuk mengembangkan potensi terbaik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai karakter dan integritas.

Ketua Panitia Monaco #11, Anggun Maheswari Bintha, menjelaskan bahwa tema “Conquer the Galaxy, Appear as the Starlight” dipilih sebagai simbol perjalanan setiap peserta dalam meraih prestasi.
“Conquer the Galaxy menggambarkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman, menghadapi tantangan, serta berjuang dengan penuh semangat dalam mengejar cita-cita. Sementara itu, Appear as the Starlight melambangkan hasil dari perjuangan tersebut, yaitu mampu bersinar melalui prestasi, menginspirasi lingkungan sekitar, dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” jelasnya.
Menurut Anggun, tema tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pelajar memiliki kesempatan untuk berkembang apabila memiliki keberanian untuk terus belajar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan.
Monaco #11 menghadirkan berbagai cabang perlombaan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan minat generasi muda. Untuk jenjang SMP/MTs tersedia Olimpiade IPA, Olimpiade IPS, Olimpiade Matematika, fotografi, Tapak Suci Seni, Tapak Suci Fighting, basket, Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), CCAI, dai muda, speech contest, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), story telling, serta solo vokal.
Sementara itu, kategori SMP–SMA melombakan poster daring, esai, cipta puisi, serta e-sport Mobile Legends: Bang Bang dan Free Fire. Sistem pelaksanaan yang memadukan metode daring, luring, hybrid, dan semi-hybrid diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pelajar dari seluruh Indonesia untuk mengikuti kompetisi tanpa terkendala jarak.
Selain menjadi ajang meraih prestasi, peserta juga diharapkan memperoleh pengalaman, memperluas jejaring, dan bertukar gagasan dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui penyelenggaraan Monaco #11, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berharap kompetisi ini dapat terus menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik, sekaligus memperkuat karakter, kreativitas, dan semangat berkompetisi secara sehat.
“Kami mengundang seluruh pelajar Indonesia untuk menjadi bagian dari Monaco #11 dan menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki. Semoga kompetisi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus ruang lahirnya prestasi-prestasi baru dari generasi muda Indonesia,” pungkas Anggun. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments