Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Muhammadiyah International Forum Perkuat Budaya Akademik Diaspora Indonesia di Inggris

Iklan Landscape Smamda
Muhammadiyah International Forum Perkuat Budaya Akademik Diaspora Indonesia di Inggris
Para peserta Muhammadiyah International Forum #1 2026. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia memperkuat budaya akademik di kalangan diaspora Indonesia melalui Muhammadiyah International Forum #1 2026 pada 27 Juli 2026.

Forum perdana tahun 2026 tersebut menghadirkan penulis sekaligus akademisi, Dr. Phil. Habiburrahman El-Shirazy atau yang akrab disapa Kang Abik, untuk membedah hasil penelitian doktoralnya di Universität Leipzig, Jerman.

Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, mengatakan Muhammadiyah International Forum menjadi bagian dari upaya membangun ruang akademik bagi diaspora Indonesia di luar negeri.

“Karya ilmiah para akademisi Indonesia di luar negeri perlu mendapat ruang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” katanya seperti dilansir di laman resmi PP Muhammadiyah, Jumat (31/7/2026).

Menurut Ince, forum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ruang diskusi akademik, tetapi berkembang menjadi wadah berkelanjutan yang mempertemukan peneliti, mahasiswa, dan akademisi Indonesia.

“Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk bertukar gagasan, membuka peluang kolaborasi, serta memperkuat kontribusi intelektual Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran Islam di tingkat global,” ujarnya.

Muhammadiyah International Forum #1 2026 diikuti mahasiswa, akademisi, diaspora Indonesia, dan masyarakat umum dari berbagai wilayah di Britania Raya dan Irlandia.

Lebih dari sekadar forum ilmiah, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat jejaring antarkomunitas Indonesia di luar negeri. Pada saat yang sama, forum tersebut memperkuat peran Muhammadiyah dalam membangun diplomasi intelektual Indonesia di kancah internasional.

Tasawuf dan Perdamaian

Dalam forum tersebut, Kang Abik memaparkan penelitian doktoralnya yang mengkaji hubungan antara tasawuf, teologi, dan pembangunan perdamaian.

“Penelitian ini  menyoroti bagaimana ajaran tasawuf dapat menjadi sumber daya teologis dalam membangun perdamaian sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujrnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurut Kang Abik, tradisi spiritual Islam tidak hanya berperan dalam membentuk karakter yang penuh kasih. Lebih dari itu, nilai-nilai spiritual tersebut juga dapat menjadi sumber penguatan moderasi beragama dan penyelesaian konflik secara damai.

Gagasan tersebut dituangkan dalam disertasi setebal 404 halaman berjudul “Sufism and the Theological Resources of Peacebuilding in the Works of Shaykh Abdul Halim Mahmud, Badiuzzaman Said Nursi, and Buya Hamka.”

Melalui kajian tersebut, Kang Abik menawarkan perspektif tentang bagaimana khazanah pemikiran Islam, khususnya tasawuf, dapat dibaca sebagai sumber teologis untuk memahami sekaligus membangun perdamaian.

Muhammadiyah International Forum diinisiasi oleh Majelis Pendidikan, Penelitian, dan Kebudayaan (MPPK) PCIM Britania Raya dan Irlandia.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari KIBAR UK, Mata Garuda Britania Raya dan Irlandia, Keluarga Islam Greater Coventry, serta PPI Warwick Coventry.

Diskusi dipandu Lu’luatul Awaliyah, Wakil Sekretaris PCI Fatayat UK. Adapun penanggap dalam forum tersebut adalah Dr. Ahmad Rizky M. Umar, Ketua MPPK PCIM Britania Raya dan Irlandia.

Kehadiran berbagai unsur diaspora dalam forum ini menunjukkan bahwa ruang akademik dapat menjadi titik temu untuk memperkuat jejaring, mempertemukan gagasan, dan membuka kolaborasi lintas komunitas.

Melalui forum yang berkelanjutan, PCIM Britania Raya dan Irlandia ingin mendorong diaspora Indonesia tidak hanya menjadi komunitas perantauan, tetapi juga bagian aktif dalam pertukaran pengetahuan dan pengembangan pemikiran Islam di tingkat global. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 31/07/2026 21:38
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu