Muhammadiyah hadir sebagai jawaban atas krisis sosial umat sejak awal berdirinya. Hal ini menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada upaya melawan tahayul, bid’ah, dan khurafat (TBC).
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, dalam Silaturahmi dan Pengajian Ba’da Idulfitri 1447 H di RS Muhammadiyah Bandung.
Menurutnya, Muhammadiyah lahir sebagai respons atas berbagai persoalan sosial, keagamaan, dan kondisi masyarakat yang terbelakang pada masa itu.
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa Muhammadiyah jawaban krisis sosial umat karena didirikan untuk mengatasi kebodohan, kemiskinan, dan perpecahan masyarakat.
“Muhammadiyah didirikan karena banyaknya masyarakat terbelakang akibat kebodohan, kemiskinan, perpecahan, dan kejumudan,” ungkapnya.
Ia merujuk pada catatan sejarah yang ditulis Kiai Sudja’, salah satu murid dekat Ahmad Dahlan.
Sebagai ulama, Kiai Ahmad Dahlan menggunakan pendekatan keagamaan untuk menjawab krisis sosial umat.
Muhammadiyah melihat bahwa persoalan masyarakat berakar dari cara memahami agama yang memengaruhi perilaku dan budaya.
“Masalahnya ada pada bagaimana agama dipahami dan diamalkan dalam kehidupan,” jelas Mu’ti.
Muhammadiyah menjadikan pendidikan sebagai solusi utama dalam mengatasi krisis sosial umat.
Bahkan, lembaga pendidikan pertama yang didirikan Kiai Dahlan, yaitu Qismul Arqa pada tahun 1911, hadir sebelum organisasi Muhammadiyah resmi berdiri.
Langkah ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah sejak awal menempatkan pendidikan sebagai kunci perubahan.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa keterbatasan akses pendidikan menjadi akar dari berbagai masalah sosial saat itu.
Pada masa kolonial, akses pendidikan tinggi hanya dinikmati kelompok tertentu, sementara masyarakat pribumi hanya mendapat pendidikan dasar.
Kondisi ini menyebabkan ketimpangan sosial yang berdampak pada kemiskinan dan keterbelakangan.
Pemikiran Muhammadiyah sebagai jawaban krisis sosial umat dinilai masih relevan hingga saat ini.
Melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, Muhammadiyah terus berperan sebagai solusi atas berbagai persoalan umat.





0 Tanggapan
Empty Comments