Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menyiapkan posko pelayanan gratis untuk mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, 26–30 Agustus 2026.
Posko tersebut menjadi bentuk dukungan konkret Muhammadiyah Jombang terhadap hajatan besar NU sekaligus ikhtiar memberikan pelayanan kepada muktamirin dan masyarakat yang datang ke kawasan Tambakberas.
Ketua PDM Jombang Dr. Ir. Abdul Malik, MP, IPU mengatakan, posko direncanakan berdiri sekitar 500 meter di sebelah utara Lapangan Untung Suropati, Tambakberas. Lokasi itu dipilih agar mudah dijangkau peserta selama rangkaian muktamar berlangsung.
Rencana tersebut merupakan tindak lanjut silaturahmi jajaran PDM Jombang dengan Panitia Lokal Muktamar NU ke-35, KH Abdul Rozaq Soleh atau Gus Rozaq.
“Pertemuan membahas bentuk dukungan konkret yang dapat diberikan Muhammadiyah Jombang untuk membantu kelancaran pelaksanaan muktamar,” kata Abdul Malik.
PDM Jombang menyiapkan sejumlah layanan di posko tersebut. Salah satu prioritasnya adalah pelayanan kesehatan gratis dengan melibatkan tiga rumah sakit Muhammadiyah.
Layanan itu diperkuat dengan penyediaan ambulans gratis untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Dukungan juga menyasar kebutuhan konsumsi. Sebanyak 10 ribu mangkuk bakso dan 10 ribu telur matang disiapkan secara gratis. Pengunjung posko juga dapat menikmati kopi dan teh tanpa dipungut biaya.
Rangkaian layanan tersebut dirancang agar posko tidak sekadar menjadi tempat singgah, tetapi menjadi titik pelayanan bagi muktamirin di tengah padatnya agenda muktamar.
Ratusan Kokam dan Tapak Suci Disiapkan
Selain layanan kesehatan dan konsumsi, PDM Jombang menyiapkan dukungan personel untuk membantu menjaga ketertiban di sekitar posko.
Ratusan anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah akan dilibatkan. Mereka membantu pengamanan sekaligus mendukung kelancaran pelayanan selama kegiatan berlangsung.
“Personel tersebut disiapkan untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar posko sekaligus mendukung pelayanan kepada muktamirin,” ujar Abdul Malik.
Kesiapan tersebut dikoordinasikan bersama jajaran PDM Jombang dan Lazismu agar seluruh bentuk dukungan dapat berjalan efektif selama muktamar.
Keterlibatan PDM Jombang dalam Muktamar NU ke-35 memperlihatkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di antara dua organisasi Islam besar di Indonesia.
Dukungan itu tidak berhenti pada ucapan atau simbol persahabatan. Muhammadiyah Jombang menerjemahkannya melalui pelayanan langsung: menyediakan akses kesehatan, makanan dan minuman, ambulans, hingga dukungan personel.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa momentum muktamar dapat menjadi ruang memperkuat ukhuwah dan kolaborasi antarorganisasi Islam dalam melayani umat.
Dengan posko yang berada dekat dengan kawasan utama muktamar, Muhammadiyah Jombang berharap kehadirannya dapat membantu menciptakan suasana yang aman, nyaman, tertib, dan ramah bagi para muktamirin serta masyarakat yang datang ke Tambakberas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments