Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mundakir, Anak Desa yang Berani Bermimpi

Iklan Landscape Smamda
Mundakir, Anak Desa yang Berani Bermimpi
Keluarga besar Prof Mundakir berfoto bersama usai pengukuhan Guru Besar (Foto: Dok Keluarga/PWMU.CO)
Oleh : Rudi Utomo Saudara sepupu Prof Mundakir

Selamat untuk saudaraku, Profesor Dr. Mundakir, S.Kep, Ns, M.Kep. Hari ini, Kamis 30 April 2026, engkau dikukuhkan sebagai Guru Besar Keperawatan. Jabatan akademik tertinggi yang menjadi impian banyak insan akademik.

Hari ini bukan hanya tentang gelar profesor. Hari ini adalah tentang perjalanan panjang seorang anak desa yang berani bermimpi. Tentang anak dari keluarga sederhana, keluarga tani dan pedagang pasar. Anak yang lahir dari pelosok Lamongan, namun tidak pernah membiarkan keterbatasan menjadi batas cita-cita.

Allah telah memelihara semangatmu, menjaga ketekunanmu, menguatkan langkahmu, dan mencatat setiap lelahmu. Dari kecil engkau tumbuh seperti anak-anak desa lainnya: bermain, belajar, berjuang. Namun diam-diam menyimpan cita-cita besar. Hari ini, cita-cita itu Allah wujudkan.

Engkau adalah Mundakir yang lahir dari kesederhanaan. Tapi tumbuh dengan ketegaran. Engkau adalah Mundakir yang merintis dari bawah, menjaga nama baik keluarga, desa, dan Persyarikatan Muhammadiyah. Engkau membuktikan bahwa anak petani, anak pedagang pasar, anak desa, juga berhak bermimpi tinggi dan mencapainya.

Saat video perjalanan hidupmu diputar, tak terasa air mata ini menetes. Saya melihat Pakde Tarji dengan kalimatnya yang polos, tetapi menyimpan visi besar. Sorot matanya memancarkan kebanggaan seorang ayah atas capaian anaknya. Saya juga melihat Mbak Ning, kakak tertuamu, yang begitu bangga melihat adiknya sampai pada titik mulia ini.

Dan tentu, ingatan ini tertuju kepada orang yang paling sampeyan sayangi: Bude Mundari. Ibunda sampeyan, yang kini telah tiada. Saya membayangkan, di alam sana beliau tersenyum bahagia. Doa-doa sunyi yang dulu beliau panjatkan dalam sujudnya, hari ini dijawab Allah dengan indah. Putranya telah dikukuhkan sebagai Guru Besar.

Hari ini semua orang bangga kepadamu. Keluarga besar, teman-teman, kolega, warga desa, Persyarikatan, dan kami semua yang mengenal perjalananmu. Termasuk saya, adik sepupumu, yang sangat bangga atas capaianmu.

SMPM 5 Pucang SBY

Prof. Mundakir, engkau telah menjadi bukti bahwa mimpi tidak pernah mengenal asal-usul. Anak desa pun berhak menjadi profesor. Anak dari keluarga sederhana pun berhak berdiri di panggung kehormatan ilmu pengetahuan.

Semoga capaianmu menjadi inspirasi bagi anak-anak desa di seluruh Indonesia. Bahwa kemiskinan bukan penghalang. Kesederhanaan bukan kelemahan. Dan, asal-usul bukan batas masa depan.

Sekali lagi, selamat saudaraku. Doa kami dan keluarga selalu menyertai langkahmu. Semoga Allah menjaga amanah besar ini, melindungimu, menyehatkanmu, dan menjadikan ilmumu bermanfaat bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan.

Sehat selalu, Prof. Mundakir.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 30/04/2026 15:01
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡