Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) II Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur digelar pada 26 April 2026 di Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan mengusung tema “Gerakan Perempuan Muda Jawa Timur untuk Masa Depan Berkelanjutan.”
Kegiatan ini diikuti oleh 290 an peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, angka ini mengalami kenaikan sekitar 30% dari jumlah peserta di Musykerwil I.
Ketua PWNA Jatim, Desi Ratnasari, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan perempuan muda harus dibangun dengan fondasi adab.
Ia menekankan bahwa nilai seseorang tidak ditentukan oleh asal-usul, melainkan oleh akhlak dan sikap yang dimiliki.
“Ashorofu bil adab, bukan bil nasab. Kemuliaan seseorang tidak dilihat dari keturunan, tapi dari adabnya. Inilah karakter yang harus kita jaga sebagai Nasyiatul Aisyiyah,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menguatkan identitas sebagai perempuan muda berkemajuan yang berintegritas, berakhlak, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Musykerwil II ini adalah kelanjutan dari Musykerwil I yang sudah dilaksanakan di Sidoarjo pada tahun lalu tepatnya 26 April 2025.
Berbagai capaian dan evaluasi selama periode ini menjadi pijakan dalam merumuskan langkah strategis organisasi ke depan.
Suasana pembukaan musykerwil II terasa hangat dan penuh semangat kebersamaan. “Kalau kata Yunda Desi, jika yunda-yunda tanya kata-kata hari ini, maka saya bilang lovyu full”.
Selain itu, semangat srikandi turut digaungkan dalam forum ini sebagai pengingat menuju Milad Nasyiatul Aisyiyah.
Momentum tersebut menjadi dorongan bagi kader untuk terus bergerak dengan semangat membara dalam membawa perubahan.
Yunda Desi juga menyampaikan berbagai keputusan strategis organisasi akan dibahas dalam sidang pleno sebagai bagian dari proses musyawarah.
Melalui Musykerwil II ini, PWNA Jawa Timur diharapkan semakin menguatkan gerakan perempuan muda yang progresif, berdaya, dan berlandaskan nilai adab untuk mewujudkan masa depan yang berkemajuan.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments