Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) memperkenalkan My IPM V2 sebagai ekosistem digital terpadu yang menghubungkan kebutuhan kader dan organisasi Pelajar Muhammadiyah.
Platform yang dapat diakses melalui ipm.my.id tersebut dikembangkan untuk mengintegrasikan layanan keanggotaan, kaderisasi, administrasi organisasi, penyelenggaraan kegiatan, hingga publikasi karya kader.
My IPM V2 diperkenalkan melalui kampanye bertajuk “Kuning. Keren.” Kampanye itu menampilkan pembaruan desain dan struktur layanan agar lebih mudah digunakan oleh kader IPM di berbagai tingkatan.
Ketua Umum PP IPM, Dany Rahmat Muharram mengatakan, pembaruan My IPM merupakan bagian dari upaya organisasi dalam menyesuaikan sistem gerakan dengan perkembangan teknologi.
“My IPM V2 kami hadirkan bukan sekadar sebagai portal informasi, tetapi sebagai ekosistem digital yang menghubungkan kebutuhan kader, organisasi, kegiatan, dan pengembangan pengetahuan dalam satu pintu” ujarnya.
Empat Layanan Utama
Berbeda dengan versi sebelumnya, My IPM V2 tidak hanya menyediakan informasi mengenai organisasi. Platform tersebut menjadi laman utama yang menghubungkan empat layanan, yakni Kader IPM, Org IPM, Event IPM, dan Pena IPM.
Kader IPM digunakan untuk menunjang kebutuhan identitas keanggotaan dan pengembangan potensi kader. Org IPM diarahkan untuk mendukung pengelolaan administrasi serta tata kelola organisasi.
Sementara itu, Event IPM menyediakan akses terhadap berbagai kegiatan yang dapat diikuti kader. Kemudian Pena IPM menjadi ruang bagi kader untuk memproduksi dan menyebarkan tulisan, gagasan, serta pengetahuan.
Di samping itu, PP IPM juga menyiapkan Qalam AI dan Misykat sebagai layanan pengembangan lanjutan. Kedua layanan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan My IPM mulai diarahkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan dan penguatan aktivitas keilmuan.
Melalui satu pintu digital, kader dapat mengakses Kartu Tanda Anggota digital, mencari kegiatan, mengelola organisasi, mengembangkan minat dan bakat, serta memublikasikan karya.
Dukung Organisasi Berjenjang
Dalam pengenalannya, My IPM mencatatkan lebih dari 90 ribu anggota dan lebih dari 300 kegiatan. Jumlah tersebut menunjukkan potensi platform untuk menjadi pusat data dan aktivitas kader IPM secara nasional.
Keberadaan sistem yang terintegrasi dinilai penting karena IPM memiliki struktur kepemimpinan berjenjang. Mulai dari tingkat pusat, wilayah, daerah, cabang, hingga ranting.
Data anggota, kegiatan, administrasi, serta karya kader yang sebelumnya dapat tersebar melalui berbagai saluran kini diarahkan untuk dihimpun dalam ekosistem yang saling terhubung.
Dany berharap My IPM V2 tidak hanya menjadi pembaruan teknologi, tetapi juga mendorong perubahan tata kelola organisasi.
“Kami ingin seluruh kader dapat merasakan manfaat platform ini, mulai dari mengakses identitas keanggotaan, mengikuti kegiatan, mengelola organisasi, sampai menghasilkan karya dan gagasan yang bermanfaat bagi gerakan” jelasnya.
Pengembangan My IPM V2 selanjutnya membutuhkan pembaruan data, perlindungan informasi pengguna, sosialisasi, serta pendampingan kepada kader.
Dengan pengelolaan yang konsisten, platform ini berpotensi menjadi infrastruktur utama gerakan Pelajar Muhammadiyah di era digital.





0 Tanggapan
Empty Comments