Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Educare berkolaborasi dengan PK IMM Solitical sukses menyelenggarakan kegiatan Ngaji Angringan Series 2.
Kegiatan ini bertempat di Dudu’ Cafe, Jl. Sepat Lidah Kulon pada Senin malam (27/04/2026). Lebih lanjut, kegiatan ini dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung dengan suasana santai, dialogis, serta penuh antusiasme dari para peserta.
Mengusung tema “Saat Batas Dilanggar dan Lisan Dipertanyakan”, forum ini terancang sebagai ruang reflektif bagi mahasiswa untuk membahas isu-isu aktual di lingkungan kampus. Khususnya terkait pelecehan, consent, serta pentingnya menjaga lisan.
Dorong Berpikir Kritis
Pendekatan diskusi yang hangat, terbuka, dan tidak menggurui mendorong peserta untuk berpikir kritis, bertukar pandangan, serta mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang perspektif yang beragam. Dosen Sosiologi Unesa, Ahmad Ridwan MSosio, membuka diskusi dengan mengkaji fenomena pelecehan dalam konteks sosial-politik dan agama.
Ia menyoroti bahwa pelecehan tidak dapat dilepaskan dari dinamika budaya dan relasi kuasa yang terbentuk di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan mahasiswa.
Selanjutnya, Ketua Korps Immawati PC IMM Surabaya, Uyun Khikmata M, mengulas isu pelecehan dari sudut pandang perempuan.
Ia menekankan pentingnya memahami pengalaman dan dampak yang sering kali tidak terlihat. Namun nyata dirasakan oleh korban dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.
Pemateri ketiga, Ketua Bidang Immawati DPD IMM Jawa Timur, Immawati M Fairuz Faizatul M, membahas persoalan ini dari perspektif keislaman.
Ia menegaskan pentingnya menjaga lisan, kehormatan, serta adab dalam berinteraksi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Dalam pemaparannya, ia juga menyoroti batasan-batasan dalam bercanda dan berbicara menurut nilai-nilai Islam.
Tingkatkan Pemahaman Isu Pelecehan
Diskusi terpandu oleh dua pemantik, yakni Immawati Fardini selaku Ketua Bidang TKK PK IMM Educare dan Immawan Aji sebagai Sekretaris Umum PK IMM Solitical.
Keduanya berhasil menghidupkan suasana dialog sehingga peserta terlibat aktif dalam memberikan tanggapan maupun pertanyaan.
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap isu pelecehan dan batasan dalam interaksi.
Kemudian mendorong kesadaran kritis melalui berbagai perspektif, serta membangun sikap saling menghargai demi terciptanya lingkungan kampus yang aman dan beretika.
Secara keseluruhan, Ngaji Angringan Series 2 berjalan dengan lancar. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya diskusi hingga selesai.
Mereka menyimak materi dengan baik, serta aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Kegiatan ini harapannya menjadi langkah nyata dalam membangun budaya diskusi yang sehat dan kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa.





0 Tanggapan
Empty Comments