Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Observasi Murid Baru TK Aisyiyah 36 PPI Libatkan Psikolog dan Orang Tua

Iklan Landscape Smamda
Observasi Murid Baru TK Aisyiyah 36 PPI Libatkan Psikolog dan Orang Tua
Kegiatan Konsultasi Para Calon Orangtua Murid Baru dengan Ibu Riza Wahyuni (Nisrina Atikah/PWMU.CO)
pwmu.co -

TK Aisyiyah 36 PPI menggelar kegiatan observasi bagi calon murid baru pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses awal penerimaan murid baru untuk memperoleh data perkembangan dan kebutuhan belajar anak sebelum memasuki Tahun Ajaran 2026/2027.

Observasi berlangsung di lingkungan TK Aisyiyah 36 PPI dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 07.30–09.30 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung pukul 09.30–11.00 WIB. Kegiatan tersebut menempati empat ruang kelas yang telah disiapkan untuk pelaksanaan observasi.

Masing-masing ruang kelas didampingi tenaga profesional dari lembaga psikologi yang bekerja sama dengan sekolah. Para psikolog melakukan observasi secara bergantian kepada calon murid sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pendekatan Awal Mengenali Perkembangan Anak

Perwakilan lembaga psikologi yang menjadi mitra sekolah menjelaskan bahwa observasi dilakukan sebagai bagian dari asesmen awal calon murid baru. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan anak yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan pendampingan selama proses pembelajaran.

Psikolog Riza Wahyuni, S.Psi., M.Si., menjelaskan tujuan pelaksanaan observasi tersebut.

“Melalui observasi ini, kami membantu ustadzah sekolah untuk melihat kondisi mengenai kesiapan motorik, kognitif, serta kemandirian anak yang akan mereka dampingi selama 2 tahun. Dan kita juga tujuan akhirnya mengedukasi para orangtua tentang perkembangan anak-anak mereka dan apa yang harus mereka apabila kita temukan anak dengan kondisi-kondisi tertentu. Pendekatan yang kami gunakan di empat ruang kelas ini dirancang agar anak merasa nyaman dan tidak tertekan, sehingga potensi alami mereka dapat terlihat dengan optimal,” ungkapnya.

Selama observasi berlangsung, calon murid mengikuti berbagai aktivitas yang disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengumpulan data yang dilakukan oleh tim psikolog.

SMPM 5 Pucang SBY

Orang Tua Mengisi Data Pendukung

Pada waktu yang sama, para orang tua calon murid berkumpul di area sekolah untuk mengikuti kegiatan pendamping. Mereka diminta mengisi formulir yang disediakan oleh lembaga psikologi mengenai kebiasaan, pola asuh, serta perkembangan anak di lingkungan keluarga.

Data yang diperoleh dari orang tua digunakan sebagai bagian dari bahan observasi yang dilakukan oleh tim psikolog. Informasi tersebut melengkapi hasil pengamatan yang dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Salah satu orang tua calon murid, Kartika, ibu dari Atika, menyampaikan pengalamannya mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini pengalaman pertama saya mengikuti kegiatan observasi seperti ini, kegiatan hari ini berjalan on time dan langsung pada point intinya tidak bertele-tele. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya observasi ini, karena meskipun ada bahasa psikologi yang saya tidak paham, tetapi dapat dijelaskan dengan baik sehingga saya merasa terbantu untuk mengisi berkas. Mengisi berkas psikologis ini membuat kami lebih sadar akan detail perkembangan anak yang mungkin luput dari perhatian kami sehari-hari. Sekolah jadi benar-benar memahami apa yang dibutuhkan anak kami nantinya,” ujarnya.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan observasi dilakukan untuk memperoleh data awal mengenai kondisi dan kebutuhan setiap calon murid. Hasil observasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak serta mendukung proses adaptasi mereka di lingkungan sekolah. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 15/06/2026 12:58
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu