Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ciracas menyelenggarakan Pengajian Hari Ber-Muhammadiyah pada Sabtu (18/4/2026), bertepatan dengan 1 Zulkaidah 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Universitas Saintek Muhammadiyah Jakarta yang beralamat di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan Nomor 17, RT 7/RW 4, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta 13730.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 orang umat Islam di lingkungan Ciracas, serta pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciracas dan organisasi otonom di tingkat cabang. Pengajian ini menjadi bagian dari agenda rutin yang diselenggarakan oleh PCM Ciracas.
Narasumber dalam pengajian tersebut adalah Ustaz Muhammad Rizaq, M.A., C.DAI., yang merupakan dosen STKIP Kusuma Negara Jakarta dan kader Muhammadiyah Ciracas. Ia menyampaikan materi dengan tema “Audit Spiritual: Mengevaluasi KPI Ibadah Pasca Ramadhan”.
Dalam pemaparannya, Ustaz Muhammad Rizaq menyampaikan penjelasan mengenai audit spiritual sebagai bagian dari evaluasi ibadah setelah bulan Ramadhan. Ia merujuk pada firman Allah Swt. dalam Surah Al-Hasyr ayat 18 yang berbunyi, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr [59]: 18).
Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah setelah Ramadhan. Indikator tersebut meliputi konsistensi (istikamah) dalam melanjutkan amalan, pengendalian diri (self-control), kualitas interaksi dengan Allah Swt. (hablu minallah), serta sensitivitas sosial (social awareness).
Selain itu, narasumber juga memaparkan sejumlah data terkait pelaksanaan rukun Islam di Indonesia. Data tersebut antara lain hasil Survei Indonesia Moslem Report Avara Research yang menunjukkan bahwa 38,9 persen umat Islam menunaikan salat. Ia juga menyampaikan perhitungan waktu pelaksanaan salat dalam kehidupan sehari-hari, asesmen literasi Al-Qur’an tahun 2025 yang melibatkan Kementerian Agama dan LTQ Universitas PTIQ Jakarta, serta data jumlah masjid dan musala di Indonesia berdasarkan SIMAS Kementerian Agama Republik Indonesia.
Selanjutnya, ia menyampaikan hasil survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) terkait pelaksanaan puasa, serta data potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun dengan realisasi penghimpunan sebesar Rp41 triliun. Data zakat fitrah tahun 2025 juga disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciracas, Ustaz Agus Hilman, menyampaikan keterangan terkait pelaksanaan kegiatan dakwah di wilayah Ciracas. Ia menyebutkan bahwa kegiatan pengajian menjadi bagian dari upaya penguatan dakwah Muhammadiyah di tingkat cabang.
Pada akhir kegiatan, disampaikan pula hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan oleh Aisyah RA sebagai berikut:
“عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
Dari Aisyah RA, dia berkata, Rasulullah Saw bersabda: ‘Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang konsisten walaupun jumlahnya sedikit.’” (HR. Bukhari no. 6465). (*)





0 Tanggapan
Empty Comments