Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Balongpanggang meraih predikat PCNA Terbaik dalam kegiatan Zero Waste Camp 2026 yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Gresik di Pinus Prigen Jungle Park, Pasuruan, Sabtu–Ahad (25–26/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi peserta dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Zero Waste Camp 2026 mengusung tema Nasyiah Gresik Zero Waste Camping: Saving the Earth for Future Generations. Kegiatan ini diikuti kader Nasyiatul Aisyiyah dari berbagai pimpinan cabang se-Kabupaten Gresik untuk memperkuat kesadaran ekologis melalui pembelajaran berbasis praktik.
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari tadabur alam, edukasi pelestarian lingkungan, diskusi, hingga praktik penerapan gaya hidup minim sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian bumi.
PCNA Balongpanggang diwakili oleh Anggraini Indahwati, Dwi Rahmawati, dan Khofifaini Khairun N. S. Ketiganya dinilai mampu menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, serta komitmen menjaga lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Ketua PDNA Gresik, Fatma Hajar Islamiyah, menjelaskan bahwa penetapan PCNA terbaik dilakukan melalui penilaian menyeluruh terhadap seluruh peserta.
“PCNA Balongpanggang menunjukkan semangat yang luar biasa. Mereka aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, kompak dalam bekerja sama, disiplin dalam menjalankan ibadah, dan mampu menjaga komitmen terhadap gerakan zero waste. Hal tersebut menjadi alasan mereka layak memperoleh predikat PCNA terbaik pada Zero Waste Camp tahun ini,” ujarnya.
Menurut Fatma, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi kader dalam menerapkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap semangat yang dibangun selama kegiatan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, gerakan yang sudah diimplementasikan dan menjadi salah satu identitas Nasyiatul Aisyiyah, yakni sikap ramah lingkungan, tidak hanya dilakukan dalam sebuah kegiatan, tetapi berkelanjutan sebagai gaya hidup sehingga dapat menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar dan masyarakat luas. Semoga seluruh kader Nasyiah terus solid, progresif, dan istiqamah dalam menjaga bumi, dimulai dari diri sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan PCNA Balongpanggang, Anggraini Indahwati, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh anggota yang sejak awal berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami. Predikat PCNA terbaik bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga amanah untuk terus menggerakkan budaya ramah lingkungan di lingkungan organisasi maupun masyarakat. Kami berharap semangat zero waste yang kami pelajari selama kegiatan dapat terus kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menginspirasi lebih banyak orang untuk lebih peduli terhadap kelestarian bumi,” ungkap Anggraini.
Melalui Zero Waste Camp 2026, PDNA Gresik terus mendorong tumbuhnya budaya peduli lingkungan di kalangan kader Nasyiatul Aisyiyah. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mampu membentuk kader berkarakter, bertanggung jawab terhadap lingkungan, serta siap menjadi pelopor gerakan hidup minim sampah di tengah masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments