Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Makassar di Masjid Al-Ikhwan, Jalan Pelanduk, Kelurahan Maricaya, Makassar, Ahad (20/6/2026), menjadi bagian dari upaya membangun kembali aktivitas Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cabang Maricaya yang telah lama tidak aktif. Melalui kegiatan tersebut, PD IPM Makassar berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong terbentuknya kembali kepengurusan IPM di wilayah tersebut.
Ketua PD IPM Makassar, Ashabul Kahfi, menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut sengaja dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menghadirkan kembali peran IPM di tengah masyarakat Maricaya. Menurutnya, IPM Maricaya pernah aktif dan berkembang pada periode 1980 hingga 2004 sehingga perlu dihidupkan kembali.
“Tujuan kami mengadakan kegiatan ini, untuk menanamkan rasa simpati kepada warga kelurahan Maricaya hingga, IPM Maricaya dapat kembali aktif seperti cabang cabang lainnya di kota Makassar,” terang Ketua PD IPM Makassar, Ashabul Kahfi, di sela-sela kegiatan.
Selain menjalin kedekatan dengan masyarakat, PD IPM Makassar juga mulai mempersiapkan pembentukan kepengurusan baru IPM Maricaya yang direncanakan akan dilantik dalam waktu dekat. Ashabul berharap para senior IPM yang pernah aktif di Maricaya dapat turut mendukung proses tersebut dengan mengajak anggota keluarga mereka bergabung dalam kepengurusan.
“Kami juga berharap, para orang tua kami, ayahanda dan ibunda kami yang merupakan keluarga besar IPM dapat mengutus anak atau keluarganya menjadi pengurus IPM Maricaya,” pinta Ashabul Kahfi.
Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga cabang IPM di Kota Makassar yang sudah lama tidak aktif, yakni IPM Maricaya, Ujung Pandang, dan Lariangbangi. Karena itu, PD IPM Makassar menempatkan revitalisasi ketiga cabang tersebut sebagai salah satu agenda organisasi.
Menurut Ashabul, para kader yang telah mengikuti pelatihan Taruna Melati II (TM II) dilibatkan untuk membantu proses pengaktifan kembali cabang-cabang yang vakum tersebut. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan pengembangan organisasi di tingkat cabang.
“Makanya untuk mengisi kefakuman tersebut, para kader lepasan TM II kami ajak untuk membantu 3 cabang ini kembali aktif seperti era jaya-jayanya di puluhan tahun lalu seperti komitmen Kiai Ahmad Dahlan dalam membesarkan Muhammadiyah. Alhamdulillah cabang Lariangbangi sudah terbentuk, tinggal Maricaya dan Ujungpandang kita genjot,” tambah Ashabul.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sedikitnya 50 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang diinisiasi PD IPM Makassar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Sebagian besar peserta merupakan jamaah Masjid Al-Ikhwan dan warga sekitar.
Dukungan terhadap rencana aktivasi kembali IPM Maricaya juga datang dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Maricaya. Wakil Ketua PCM Maricaya, Agussalim Sastra, menyatakan pihaknya menyambut baik inisiatif yang dilakukan PD IPM Makassar.
Menurutnya, keberadaan IPM memiliki peran penting dalam proses kaderisasi pelajar Muhammadiyah di tingkat cabang. Karena itu, PCM Maricaya siap mendukung seluruh tahapan pembentukan hingga pelantikan kepengurusan baru.
“Tentu kami bersyukur atas insiasi adik adik dari PD IPM kota Makassar untuk mengaktifkan kembali IPM Maricaya, kami terharu dan siap membantu agar prosesi pembentukan hingga pelantikan serta pelatihan TC IPM TM1 dapat segera terwujud, Insya Allah,” tandasnya.
Selain Agussalim Sastra, kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris PCM Maricaya Arjal Anugrah, Bendahara PCM Maricaya Akbar Rustam, sejumlah pengurus inti PD IPM Kota Makassar, serta pengurus Masjid Al-Ikhwan. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan adanya dukungan terhadap rencana pembentukan kembali IPM Maricaya sebagai bagian dari penguatan kaderisasi Muhammadiyah di Kota Makassar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments