Ratusan murid kelas V SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) mengikuti Pengajian Keliling (Pengeling) edisi terakhir tahun ajaran 2025/2026 di kediaman salah satu siswa, Pandu Adzkia Samha, di Jalan Simorejo V Nomor 19, Sukomanunggal, Surabaya, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang dihadiri murid, guru, karyawan, dan wali murid tersebut mengangkat tema tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, khususnya ibu.
Pengeling menjadi salah satu kegiatan pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan SD Muhlas. Pada edisi terakhir tahun ajaran ini, para peserta mendapatkan penguatan materi mengenai birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Hadir sebagai pemateri, Munahar, S.H.I., M.Pd., C.STMI., yang menyampaikan pentingnya menghormati dan berbakti kepada orang tua. Dalam ceramahnya, Kepala SD Muhammadiyah 6 Surabaya (SD Musix) tersebut menjelaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh usaha dan kerja keras yang dilakukan.
“Ada kekuatan yang sering kita lupakan. Yaitu doa ibu setiap malam untuk anak-anaknya. Doa yang dipanjatkan di sepertiga malam, dengan air mata, itu yang mengangkat derajat anak,” tegasnya.
Munahar yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur kemudian mengaitkan materi tersebut dengan kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. Menurutnya, keteladanan keduanya menunjukkan pentingnya ketaatan kepada Allah Swt. dan penghormatan terhadap orang tua.
“Ismail taat ketika diminta berkurban. Ibrahim taat menjalankan perintah. Buahnya, Allah angkat derajat mereka sepanjang zaman,” ujar Munahar.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan para murid agar senantiasa menjaga sikap kepada kedua orang tua dan menghindari perbuatan yang dapat menyakiti hati mereka, terutama ibu.
Sementara itu, Wakil Kepala SD Muhlas, Endarwati Choiriah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pengeling edisi terakhir tahun ajaran ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.
“Ini Pengeling terakhir sebelum anak-anak naik ke jenjang berikutnya. Jadikan nasihat hari ini sebagai bekal agar ananda semua menjadi lebih shalih dan shalihah, giat belajar, dan tidak lupa birrul walidain,” tuturnya.
Endarwati yang juga menjabat sebagai Ketua MPM-ID Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung pelaksanaan Pengeling selama satu tahun ajaran. Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung pembentukan karakter anak.
Kegiatan yang turut dihadiri paguyuban kelas V tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Munahar. Dalam doa tersebut, para peserta memohon keberkahan ilmu serta kebaikan bagi seluruh siswa SD Muhlas.
Setelah rangkaian pengajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama. Momen tersebut menjadi bagian dari penutup Pengeling tahun ajaran 2025/2026 sekaligus ajang mempererat kebersamaan antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah menjelang berakhirnya masa belajar siswa di kelas V. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments