Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi dilaksanakan pada Senin (4/5/2026) bersamaan dengan upacara bendera rutin. Kegiatan berlangsung di lapangan basket sekolah dengan suasana khidmat dan penuh makna.
Pelaksanaan upacara yang semula dijadwalkan pada Sabtu (2/5/2026) ditunda mengikuti instruksi Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur agar peringatan dilakukan serentak pada hari Senin. Penyesuaian ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kericuhan pasca peringatan Hari Buruh, 1 Mei.
Seluruh peserta upacara, mulai dari guru, staf, hingga siswa, tampak kompak mengenakan seragam Hizbul Wathan. Para siswa juga mengenakan baret hijau yang menambah kekhidmatan suasana.
Kepala SMK Models, Rudy Agus Setiawan, ST, yang bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan pesan penting tentang tonggak kesuksesan pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh tiga lingkungan utama.
Pertama adalah lingkungan keluarga. Rumah merupakan sekolah pertama bagi anak. Di lingkungan inilah anak belajar tumbuh dan berkembang melalui bimbingan orang tua. Pendidikan karakter, nilai moral, agama, serta kemandirian dasar diperoleh sejak dari rumah.
Kedua adalah lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah berperan melanjutkan pembentukan karakter sekaligus mengembangkan kompetensi siswa. Melalui proses pembelajaran yang efektif, sekolah membantu siswa menggali potensi, minat, dan bakatnya.
Ia juga menekankan pentingnya lingkungan belajar yang nyaman agar proses pendidikan menjadi menyenangkan.
“Perlu digaris bawahi lingkungan pendidikan yang nyaman membuat pembelajaran terasa menyenangkan. Meskipun kita ini sekolah swasta tetapi prestasi dan kretifitas tidak kalah dengan sekolah-sekolah besar yang maju. Di SMK models kita belajar dan bertumbuh besama melalui proses Learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together.”
Ketiga adalah lingkungan masyarakat. Lingkungan ini menjadi faktor penting dalam membentuk karakter sosial siswa. Masyarakat yang positif akan memberikan pengaruh baik, seperti menumbuhkan sikap gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan. Sebaliknya, lingkungan yang kurang baik juga dapat memberikan dampak negatif.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk memperkuat kualitas pendidikan.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar seluruh siswa SMK Models dapat meraih kesuksesan di masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments