Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Pimpin Umla Periode 2026–2030, Prof. Abdul Aziz Paparkan Lompatan Prestasi

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Pimpin Umla Periode 2026–2030, Prof. Abdul Aziz Paparkan Lompatan Prestasi
Pimpin Umla Periode 2026–2030, Prof. Abdul Aziz Paparkan Lompatan Prestasi. (Alfain/PWMU.CO)
pwmu.co -

Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) periode 2026–2030 oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sabtu (17/10/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Hall Lantai 10 Gedung Umla. Pelantikan dilakukan oleh Prof. Dr. H. Tobroni, M.Si., yang mewakili Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Abdul Aziz memaparkan laporan kinerja dan perkembangan Umla selama periode kepemimpinannya. Ia menyampaikan sejumlah capaian, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan jumlah mahasiswa, pengembangan sarana dan prasarana, hingga penguatan tata kelola kelembagaan dan keuangan.

“Perkembangan Umla dari masa lalu, masa sekarang, hingga masa yang akan datang perlu kita lihat bersama. Karena itu, izinkan kami menyampaikan laporan kinerja selama empat tahun, termasuk capaian perguruan tinggi Muhammadiyah pada periode 2022–2026,” ujarnya.

39 Dosen Bergelar Doktor

Abdul Aziz menjelaskan, salah satu capaian penting Umla adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen. Saat awal kepemimpinannya, jumlah dosen bergelar doktor masih sangat terbatas.

“Ketika saya mulai, dosen kami yang bergelar doktor hanya satu. Alhamdulillah, dalam beberapa tahun terakhir, jumlahnya meningkat menjadi 39 doktor,” ungkapnya.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen para dosen dalam meningkatkan kualifikasi akademik. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah menyelesaikan studi doktoral dalam beberapa tahun terakhir.

Selain peningkatan kualifikasi akademik, Umla juga terus mendorong profesionalisme dosen melalui program sertifikasi. Dalam sambutannya, Abdul Aziz menyebut capaian sertifikasi dosen telah mencapai sekitar 92 persen.

Mahasiswa Baru Tumbuh, Alumni Bersaing Internasional

Pada bidang kemahasiswaan, Abdul Aziz mengungkapkan pertumbuhan jumlah mahasiswa Umla yang cukup signifikan.

Ia menyebut, ketika mulai memimpin pada 2021, jumlah mahasiswa baru berada pada kisaran 600–700 orang. Sementara itu, pada 2026, jumlah mahasiswa baru yang terdaftar mencapai sekitar 1.551 orang.

Secara keseluruhan, jumlah mahasiswa aktif Umla kini mencapai sekitar 3.700 orang. Ia optimistis jumlah tersebut akan terus meningkat hingga menembus 4.000 mahasiswa pada tahun mendatang.

“Alhamdulillah, pertumbuhannya luar biasa. Kami berterima kasih kepada seluruh cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah yang terus mendukung Umla, termasuk dalam mengantarkan generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” tuturnya.

Tidak hanya dari sisi jumlah mahasiswa, Abdul Aziz juga menyoroti kiprah alumni Umla yang mampu bersaing di tingkat internasional, khususnya tenaga kesehatan.

Ia menyampaikan bahwa setiap tahun Umla mengirimkan lulusan ke luar negeri, terutama perawat dan bidan yang bekerja di Arab Saudi dan Jepang. Pada tahun ini, sebanyak 22 mahasiswa Umla dinyatakan lolos dan diterima bekerja di rumah sakit di Arab Saudi, dengan penempatan antara lain di wilayah Jeddah dan Madinah.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa lulusan Umla memiliki peluang untuk berkontribusi di dunia kerja internasional.

Transformasi Kampus dan Pengembangan Unit Bisnis

Abdul Aziz juga memaparkan perkembangan sarana dan prasarana Umla yang terus dibenahi untuk mendukung kegiatan akademik dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, kampus terus bertransformasi menjadi lingkungan pendidikan tinggi yang modern melalui pembangunan gedung, pengembangan pusat kegiatan akademik, serta penyediaan laboratorium dan berbagai fasilitas penunjang.

Selain itu, Umla mengembangkan sejumlah unit usaha untuk memperkuat kemandirian institusi. Di antaranya adalah dua apotek yang berada di wilayah Kembangbahu dan Datinawong, Kecamatan Babat, serta pengembangan klinik pratama yang mulai beroperasi.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Menurut Abdul Aziz, klinik tersebut direncanakan menjalani proses akreditasi dan tengah dijajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Umla juga merencanakan pengembangan sejumlah fasilitas untuk menunjang aktivitas mahasiswa, termasuk laboratorium teknik sipil, pusat kegiatan mahasiswa, fasilitas olahraga, serta pengelolaan sampah.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya Umla membangun kampus yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Siapkan Pengembangan Fakultas Kedokteran

Dalam bidang pengembangan akademik, Abdul Aziz menyampaikan bahwa jumlah program studi Umla mengalami peningkatan dari 14 program studi pada 2022 menjadi 24 program studi pada 2026.

Ia juga menyinggung rencana pengembangan Fakultas Kedokteran sebagai salah satu langkah strategis untuk memperluas kontribusi Umla di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, pengembangan tersebut merupakan bagian dari semangat fastabiqul khairat, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan, sekaligus upaya memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ini menjadi bagian dari ikhtiar kami agar kampus terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Aset dan Anggaran Terus Meningkat

Dari sisi keuangan, Abdul Aziz memaparkan adanya pertumbuhan aset dan anggaran Umla selama masa kepemimpinannya.

Berdasarkan laporan yang disampaikannya, aset Umla meningkat sekitar 46 persen, sedangkan anggaran mengalami kenaikan sekitar 128 persen.

Ia menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan perkembangan kapasitas kelembagaan sekaligus membuka peluang bagi Umla untuk memperluas investasi dalam pengembangan pendidikan tinggi.

Ke depan, Umla juga akan terus memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, untuk mendukung pembiayaan dan pengembangan kampus.

Dihadiri Pimpinan Muhammadiyah dan Bupati Lamongan

Pelantikan rektor tersebut dihadiri sejumlah pimpinan Muhammadiyah, unsur pemerintah daerah, serta sivitas akademika Umla.

Dari PP Muhammadiyah hadir Bendahara Umum Prof. Hilman Latief, PhD, sementara itu, dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur hadir Ketua Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., Sekretaris Prof. Biyanto, M.Ag., serta jajaran wakil ketua PWM Jawa Timur.

Hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Dr. Drs. KH. Shodikin, M.Pd., beserta jajaran, Badan Pembina Harian (BPH) Umla, pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat daerah, serta ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Lamongan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi turut menghadiri prosesi pelantikan tersebut.

Kehadiran unsur pimpinan Muhammadiyah dan pemerintah daerah menunjukkan dukungan berbagai pihak terhadap keberlanjutan pengembangan Umla sebagai perguruan tinggi yang diharapkan terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas manfaat bagi masyarakat, serta melahirkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 17/10/2026 14:41
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu