Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019.
Haedar mendoakan agar almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, serta diterima di sisi Allah SWT dengan limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya.
Semasa hidupnya, Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai pejabat negara sekaligus purnawirawan TNI yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Integritas serta dedikasinya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya,” jelas Haedar pada Ahad (31/5).
Menurut Haedar, almarhum juga memiliki perhatian besar terhadap kehidupan masyarakat dan senantiasa menjalin komunikasi dengan berbagai elemen bangsa.
Haedar mengungkapkan bahwa dalam sejumlah kesempatan, Ryamizard Ryacudu pernah berkunjung dan bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah untuk berdiskusi mengenai berbagai isu strategis kebangsaan.
“Dalam sejumlah kesempatan, beliau berkunjung dan bersilaturahmi ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk berdiskusi mengenai berbagai isu strategis kebangsaan serta upaya memperkuat persatuan nasional,” jelas Haedar.
Ia menilai komunikasi yang dibangun almarhum dengan berbagai kalangan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan kebangsaan.
Pada kesempatan tersebut, Haedar juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan almarhum dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkas Haedar.





0 Tanggapan
Empty Comments