Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PRM Sendangagung Adakan Baitul Arqam 2026: Kokohkan Ideologi dan Siapkan Estafet Kader Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
PRM Sendangagung Adakan Baitul Arqam 2026: Kokohkan Ideologi dan Siapkan Estafet Kader Muhammadiyah
PRM Sendangagung sukses gelar Baitul Arqam untuk guru di awal tahun ajaran baru l. (Sri Asian/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangagung, Cabang Paciran, Lamongan sukses menggelar Baitul Arqam Sehari di Auditorium SMP Muhammadiyah 12 Paciran, Jumat (17/7/2026). Digagas Bidang Pembinaan Kader yang dipimpin Gondo Waloyo, MA, kegiatan ini menjadi ikhtiar menyatukan derap langkah guru dalam memperkokoh ideologi Islam Berkemajuan dan menjaga keberlanjutan amal usaha Muhammadiyah di tingkat ranting.

Muhammadiyah disebut sebagai gerakan Islam yang hanya akan terus hidup jika ada kader yang memahami, mengamalkan, dan mewariskannya. Atas dasar itulah PRM Sendangagung mengumpulkan seluruh guru dari PAUD Aisyiyah, MIM 13, TPA Al-Ikhlas 014, dan SMPM 12 Paciran untuk mengikuti pembinaan intensif sehari penuh.

“Guru adalah benteng ideologi dan agen perubahan. Sekolah Muhammadiyah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tapi kawah candradimuka membentuk karakter Islam berkemajuan,” tegas panitia dalam landasan pemikiran kegiatan.

Melalui keteladanan, pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta pengamalan nilai persyarikatan di kelas, guru diharapkan mencetak generasi yang tangguh, berilmu, berakhlak, dan siap berkhidmat untuk umat. Menyamakan visi para pendidik disebut sebagai “harga mati” agar kesinambungan gerakan tetap terjaga.

Isu kaderisasi dan estafet kepemimpinan juga menjadi fokus utama. PRM Sendangagung menekankan bahwa Persyarikatan adalah milik bersama. Tongkat estafet tidak boleh putus dan harus digemakan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Proses kaderisasi harus berjalan normal, terbuka, dan sehat. Tidak ada dominasi keluarga, tidak ada dikotomi generasi. Semua warga Muhammadiyah berhak dan berkesempatan mengabdi,” lanjut pernyataan resmi PRM Sendangagung.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang muhasabah untuk meneguhkan kembali semboyan: Muda Giat Berkarya, Tua Wibawa Banyak Jasa, dan Muhammadiyah Milik Kita Bersama.

SMPM 5 Pucang SBY

Baitul Arqam turut dihadiri tokoh penting Muhammadiyah. Hadir Pengasuh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung, Drs. KH. Muhammad Dawam Saleh, 3 Wakil Ketua PDM Lamongan, 2 anggota MPKSDI PDM Lamongan, serta 9 Pimpinan Ranting se-Cabang Paciran.

Adapun pemateri yang mengisi kajian adalah Drs. M. Anwar, M.Pd., Fathurrahim Syuhadi, SE., MM., dan Masroin Asafani, MA, Imam Ghozali S.T, dan Drs KH Agus Salim Syukran M.Pd.I.

Dengan semangat kebersamaan itu, PRM Sendangagung berharap para guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga penggerak. Tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai.

“Kami berharap ini menjadi awal baru penguatan ideologi, kelembagaan, dan amal usaha Muhammadiyah di Ranting Sendangagung,” pungkas Gondo Waloyo, MA selaku Ketua Bidang Pembinaan Kader PRM Sendangagung. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 17/07/2026 22:15
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu