Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menginstruksikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur menggalang dana kemanusiaan untuk membantu korban bencana di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Instruksi tersebut tertuang dalam surat PWM Jawa Timur Nomor 280/II.0/B/2026 tertanggal 19 Agustus 2026. Penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua PWM Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M. dan Sekretaris Prof. Dr. Biyanto, M.Ag., PDM se-Jawa Timur diminta mengoordinasikan pengumpulan bantuan di wilayah masing-masing.
Sumber dana dapat berasal dari anggota dan simpatisan Muhammadiyah, infak masjid pada pekan ketiga dan keempat Agustus 2026, serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
PWM Jawa Timur meminta seluruh bantuan yang terkumpul dikoordinasikan melalui Lazismu PDM setempat. Selanjutnya, dana diserahkan kepada Lazismu PWM Jawa Timur untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
“Penggalangan dana dalam rangka meringankan beban korban di beberapa wilayah terdampak,” demikian substansi instruksi PWM Jawa Timur dalam surat tersebut.
Bantuan juga dapat disalurkan langsung melalui rekening Lazismu Jawa Timur dengan keterangan Humanity. Dua rekening yang disediakan yakni Bank Muamalat atas nama Lazis Muhammadiyah Jawa Timur dengan nomor rekening 7710015635, serta Bank Syariah Indonesia nomor rekening 9000002221 atas nama Lazis Muhammadiyah Jatim Humanity.
Dana yang terkumpul ditargetkan disetorkan paling lambat 31 Agustus 2026. Bukti setoran diminta dikirim melalui email Lazismu Jawa Timur dan PWM Jawa Timur.
Instruksi tersebut menjadi bagian dari langkah Muhammadiyah Jawa Timur dalam memperluas respons kemanusiaan terhadap dampak bencana di NTT. Penggalangan dilakukan secara berjenjang melalui PDM, Lazismu, anggota, simpatisan, masjid, dan Amal Usaha Muhammadiyah.
PWM Jawa Timur menegaskan instruksi tersebut agar dilaksanakan sebaik-baiknya sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi dampak bencana. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments